Irigasi Papua Tengah Rampung 100 Persen, Dukung Swasembada Pangan Nasional

- Admin

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Pemerintah terus memperkuat sektor pertanian di Papua Tengah melalui pembangunan jaringan irigasi terpadu yang mendukung program swasembada pangan nasional.

Capaian tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu (3/6/2026).

Rapat yang berlangsung usai peninjauan kawasan inti Pusat Pemerintahan (Puspem) Papua Tengah itu membahas berbagai program strategis pemerintah, termasuk evaluasi pembangunan jaringan irigasi yang menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, pemerintah mengevaluasi capaian pembangunan jaringan irigasi yang dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025.

Hasil evaluasi menunjukkan pembangunan infrastruktur irigasi di Papua Tengah telah mencapai 100 persen dan siap mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Wamen PU Diana Kusumastuti mengatakan pemerintah telah menyelesaikan seluruh pekerjaan fisik jaringan irigasi yang dikerjakan sepanjang tahun 2025 melalui kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan kelompok masyarakat.

“Pembangunan irigasi berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Papua Tengah sudah selesai 100 persen. Kami juga telah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan sistem pengairan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Diana usai rapat koordinasi.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga melakukan uji coba pengairan pada sejumlah kawasan pertanian.

Hasil pengujian menunjukkan jaringan irigasi mampu meningkatkan ketersediaan air secara lebih stabil sehingga petani dapat mengoptimalkan pola tanam sepanjang tahun.

Baca Juga:  Sambang Warga, Polsek Makimi Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Diana menjelaskan bahwa keberadaan jaringan irigasi tersebut mulai memberikan dampak nyata terhadap produktivitas lahan pertanian. Jika sebelumnya sebagian lahan hanya mampu ditanami satu hingga dua kali dalam setahun karena keterbatasan pasokan air, kini petani memiliki kesempatan meningkatkan intensitas tanam hingga tiga kali dalam satu tahun.

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, kawasan pertanian yang telah terlayani jaringan irigasi baru mampu mencapai Indeks Pertanaman (IP) 250.

Angka tersebut menunjukkan petani dapat melakukan dua kali musim tanam padi dan satu kali musim tanam palawija dalam satu tahun.

Pemerintah menilai capaian tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Selain meningkatkan produksi pertanian, pembangunan irigasi juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan infrastruktur pendukung pertanian guna memaksimalkan potensi lahan produktif yang tersedia di daerah tersebut.

Pemerintah optimistis Papua Tengah memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu sentra produksi pangan di kawasan timur Indonesia.

Karena itu, pembangunan infrastruktur pertanian, peningkatan kapasitas petani, serta penguatan sistem pengairan akan terus menjadi prioritas dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui keberhasilan pembangunan jaringan irigasi tersebut, pemerintah berharap produktivitas pertanian di Papua Tengah terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru