Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polres Nabire membeberkan hasil pengungkapan puluhan kasus tindak pidana melalui konferensi pers yang digelar di Koridor Mapolres Nabire, Rabu (15/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, polisi menghadirkan 14 tersangka beserta berbagai barang bukti hasil kejahatan sebagai bentuk transparansi penegakan hukum kepada masyarakat.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR., memimpin langsung konferensi pers didampingi para Pejabat Utama Polres Nabire, personel Tim Khusus Polda Papua Tengah, serta dihadiri sejumlah awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Polres Nabire menampilkan barang bukti hasil pengungkapan berbagai perkara, di antaranya puluhan unit sepeda motor, senjata tajam, alat yang diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana, serta sejumlah barang elektronik hasil kejahatan.
Kapolres mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2026 pihaknya mencatat 186 kasus kejahatan 3C, yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari jumlah tersebut, 83 perkara telah memasuki tahap penyidikan.
Menurut Kapolres, kasus pencurian kendaraan bermotor masih menjadi jenis kejahatan yang paling sering terjadi.
Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar kasus dipicu oleh kelalaian pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci kontak saat memarkir sepeda motor.
Untuk menekan angka kriminalitas, Polres Nabire terus meningkatkan patroli malam melalui pembentukan tim khusus, memperkuat kegiatan preventif, serta mengoptimalkan penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan.
“Kami berkomitmen untuk terus memberantas segala bentuk tindak kriminal, khususnya kejahatan 3C yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan, termasuk tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan saat diparkir. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Samuel Dominggus Tatiratu.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah beserta Tim Khusus Polda Papua Tengah atas dukungan dalam pengungkapan berbagai perkara yang terjadi di wilayah hukum Polres Nabire.
Menurutnya, sinergi tersebut memperkuat upaya kepolisian dalam menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.
Polres Nabire menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan terhadap setiap laporan tindak pidana, meningkatkan patroli pada titik-titik rawan, serta memperkuat kerja sama dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Nabire.












