Pemkab Paniai Perkuat Kemitraan untuk Percepatan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria

- Admin

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Paniai Ham Yogi membuka Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor hingga tingkat kampung. Dok_Jeri P Degei. NT

Wakil Bupati Paniai Ham Yogi membuka Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor hingga tingkat kampung. Dok_Jeri P Degei. NT

Paniai, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Pemerintah Kabupaten Paniai menyelenggarakan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria yang Bersumber dari Anggaran Desa, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan penyebaran tiga penyakit menular tersebut hingga ke tingkat kampung.

Wakil Bupati Paniai, Ham Yogi, S.E., hadir bersama Asisten II dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Tengah Fransiska NR., S.Kep., Ns., Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan Indonesia (Adinkes) Provinsi Papua Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai Farialice Y. Tatogo, S.KM., para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala puskesmas, kepala kampung, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ham Yogi menegaskan bahwa AIDS, TBC, dan malaria masih menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan di Kabupaten Paniai.

Menurutnya, ketiga penyakit tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat, tetapi juga memengaruhi produktivitas serta kesejahteraan sosial ekonomi warga.

“Karena persoalan kesehatan di Paniai, Dinas Kesehatan tidak dapat menyelesaikannya sendiri. Penanganan AIDS, TBC, dan malaria membutuhkan kerja keras, keterpaduan, dan kolaborasi dari seluruh pihak,” ujar Ham Yogi.

Sementara itu, Ketua Adinkes Provinsi Papua Tengah sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Tengah, Fransiska NR., S.Kep., Ns., mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi hingga ke tingkat kampung.

Menurutnya, pemerintah daerah, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), organisasi masyarakat, akademisi, hingga kader kesehatan perlu bergerak bersama untuk mempercepat penanggulangan penyakit ATM (AIDS, TBC, dan Malaria).

Baca Juga:  Kapolsek Makimi Salurkan Bantuan untuk Jemaat Syaloom

“Kita harus bergerak bersama, mulai dari deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, hingga memastikan pengobatan pasien berjalan tuntas,” katanya.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Paniai menetapkan tiga target utama, yakni meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria; memperkuat sistem pelaporan serta evaluasi data agar pemanfaatan sumber daya lebih efektif dan efisien; serta menyusun rencana tindak lanjut yang dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai, Farialice Y. Tatogo, S.KM., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Paniai dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ia mencontohkan keberhasilan kerja sama dengan Tim Penggerak PKK dalam pelaksanaan program imunisasi Zero Dose tahun 2025 yang mengantarkan Kabupaten Paniai meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan dan TP PKK Pusat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah yang telah menyatukan seluruh unsur pemerintah dan nonpemerintah untuk bersama-sama menurunkan penularan penyakit ATM di Kabupaten Paniai,” ujarnya.

Farialice juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta mitra pembangunan lainnya untuk turut berkontribusi dalam menekan angka penularan AIDS, TBC, dan malaria di Kabupaten Paniai.

Kegiatan ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan forum oleh pimpinan daerah. Pemerintah Kabupaten Paniai berharap forum ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang mempercepat terwujudnya masyarakat Paniai yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman penyakit menular. (*)

Editor : Arief Aw

Sumber Berita: Jeri P. Degei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT