Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Dapur SPPG Siriwini 001 memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menyalurkan 50 bingkisan kepada pasien anak yang menjalani perawatan di RSUD Nabire, Kamis (23/7/2026) pukul 13.30 WIT.
Kegiatan sosial tersebut menyasar anak-anak berusia 3 hingga 8 tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang merayakan Hari Anak Nasional di rumah sakit.
Selain memberikan bingkisan, kegiatan ini juga bertujuan menghadirkan semangat dan kebahagiaan bagi para pasien selama menjalani proses pengobatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemilik Dapur SPPG Siriwini 001 yang juga merupakan Mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Darna Damis, mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak sekaligus mendukung pemenuhan gizi mereka. Semoga bingkisan ini dapat menjadi penyemangat agar mereka segera pulih dan kembali beraktivitas,” ujar Darna Damis.
Selanjutnya, tim Dapur SPPG Siriwini 001 mendatangi setiap ruang perawatan untuk menyerahkan bingkisan secara langsung kepada para pasien anak.
Kehadiran mereka disambut antusias oleh anak-anak maupun keluarga yang mendampingi.
Salah satu orang tua pasien, Mama Yuni Telenggen, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada putranya, Risno.
Menurutnya, bantuan tersebut memberikan kebahagiaan sekaligus menambah semangat anak-anak selama menjalani perawatan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Anak-anak merasa diperhatikan dan menjadi lebih semangat selama dirawat di rumah sakit,” ungkap Mama Yuni.
Melalui kegiatan tersebut, Dapur SPPG Siriwini 001 berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak-anak terus tumbuh di tengah masyarakat.
Selain itu, kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas gizi anak sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat di Kabupaten Nabire.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama. (*)












