Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengamankan puluhan pelajar dan sejumlah pemuda terkait dugaan pengibaran bendera bercorak Bintang Kejora di Kampung Waroki (Pintu Angin), Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 15.20 WIT.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas turut mengamankan para peserta kegiatan beserta sejumlah barang bukti.
Di antaranya dua bendera bercorak Bintang Kejora, beberapa noken, gelang, cincin bermotif serupa, buku, kamera, telepon genggam, serta sejumlah kendaraan roda dua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh peserta kemudian dibawa ke Mapolres Nabire untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut.
Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal, kegiatan tersebut disebut sebagai agenda rekreasi sekaligus pengenalan siswa baru.
Dalam kegiatan itu, sejumlah peserta diduga berfoto dengan membentangkan bendera bercorak Bintang Kejora.
Selain itu, polisi juga menemukan dokumentasi pada kartu memori kamera yang diduga berkaitan dengan aktivitas serupa sebelumnya.
Namun, temuan tersebut masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.
Usai pemeriksaan, sebagian besar pelajar telah dipulangkan kepada orang tua maupun pihak sekolah setelah membuat surat pernyataan.
Sementara itu, delapan orang yang diduga memiliki keterlibatan langsung masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire.
Dalam dokumen internal kepolisian yang menjadi dasar informasi, disebutkan adanya dugaan keterkaitan kegiatan tersebut dengan simpatisan kelompok tertentu.
Namun demikian, hingga saat ini dugaan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.
Kasus ini masih ditangani oleh Polres Nabire. Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak sekolah maupun penasihat hukum para pihak yang diperiksa terkait peristiwa tersebut. (*)












