KNPB Gelar Aksi Aspirasi dan Bacakan Pernyataan Sikap di MRP Papua Tengah

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan KNPB membacakan pernyataan sikap dalam aksi penyampaian aspirasi di halaman Kantor MRP Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Senin (3/8/2026). Dok_Arief NT

Perwakilan KNPB membacakan pernyataan sikap dalam aksi penyampaian aspirasi di halaman Kantor MRP Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Senin (3/8/2026). Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com –Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi penyampaian aspirasi di halaman Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Nabire, pada Senin (3/8/2026).

Dalam aksi tersebut, perwakilan KNPB membacakan pernyataan sikap yang memuat pandangan organisasi terkait isu politik, keamanan, kemanusiaan, serta kondisi sosial di Papua. Pernyataan tersebut juga mencakup sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Republik Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta masyarakat Papua.

Dalam penyampaiannya, KNPB mengemukakan berbagai klaim terkait operasi keamanan, kondisi kemanusiaan, jumlah pengungsi, keberadaan aparat keamanan, serta dampak konflik di sejumlah wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organisasi tersebut juga memaparkan sejumlah data dan angka yang diklaim berkaitan dengan situasi di Papua.

Selain itu, KNPB kembali menegaskan penolakannya terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

Menurut organisasi tersebut, kebijakan Otonomi Khusus dinilai belum sepenuhnya menjawab aspirasi politik masyarakat Papua.

KNPB juga menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah terkait pembangunan, investasi, dan pengelolaan sumber daya alam di Papua.

Kepada Pemerintah Republik Indonesia, KNPB menyampaikan enam tuntutan, yakni penarikan pasukan TNI dan Polri dari Papua, penghentian operasi militer, penghentian dugaan pelanggaran hak asasi manusia, pembebasan tahanan politik Papua, penghentian eksploitasi sumber daya alam yang dinilai merugikan masyarakat dan lingkungan, serta penghormatan terhadap hak menentukan nasib sendiri sebagaimana tercantum dalam pernyataan sikap mereka.

Baca Juga:  Wabup Nabire: Rakyat Harus Jadi Pusat Kebijakan

Kepada dunia internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), KNPB menyerukan perhatian terhadap situasi di Papua. Organisasi tersebut juga meminta peninjauan kembali terhadap status politik Papua menurut pandangan mereka, serta mengajak komunitas internasional untuk memberikan dukungan terhadap apa yang mereka sebut sebagai perjuangan damai rakyat Papua.

Sementara itu, kepada masyarakat Papua, KNPB mengimbau untuk menjaga persatuan, melindungi tanah adat dan kawasan hutan, serta menghindari perpecahan di tengah masyarakat.

Organisasi tersebut juga menyerukan rencana aksi lanjutan pada 15 Agustus 2026 dan mengajak masyarakat yang memiliki pandangan serupa untuk berpartisipasi secara damai dan tertib.

Setelah pembacaan pernyataan sikap selesai, massa aksi secara bertahap membubarkan diri dengan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian.

Arus lalu lintas di sekitar Kantor MRP Provinsi Papua Tengah kembali normal setelah kegiatan berakhir, sementara aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIT

KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai

Berita Terbaru