Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Sektor Sekomo melalui ibadah syukur di Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Minggu (8/11/2026).
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi pengurus dan anggota untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus memperkuat kapasitas kader di setiap tingkatan.
Peringatan kali ini mengusung tema “16 Tahun Bersama Rakyat Menyuarakan Penderitaan dan Merawat Harapan, Dari Penderitaan Rakyat Tumbuh Semangat Perjuangan dan Penentuan Nasib Sendiri.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun subtema yang diangkat berbunyi “Kita Harus Berdiri di Atas Pondasi Kebenaran Rakyat Papua Supaya Keluar dari Kolonial”, dengan berlandaskan firman Tuhan dari Amsal 3:6.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan. Suasana syukur semakin terasa saat peserta mengikuti prosesi pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol perjalanan Sektor Sekomo selama 16 tahun.
Dalam sesi penyampaian kesan dan pesan, Ketua Panitia HUT ke-16 Sektor Sekomo, Yuli Yobe, mengajak seluruh kader dan pengurus menjadikan peringatan tersebut sebagai ruang refleksi terhadap tanggung jawab organisasi.
Ia menekankan pentingnya evaluasi secara berjenjang, mulai dari tingkat basis, sektor, wilayah hingga pusat. Menurutnya, komunikasi yang intensif dan setara dengan masyarakat juga perlu terus diperkuat, seiring dengan peningkatan literasi serta pendidikan politik bagi para kader.
“Setiap wilayah, sektor, dan basis harus mampu menjadi ruang bersama yang aman, demokratis, dan terbuka bagi masyarakat Papua,” ujar Yuli.
Melalui refleksi tersebut, ia berharap organisasi dapat terus berkembang sebagai ruang pembelajaran sekaligus wadah untuk membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat.
Penguatan Internal Menjadi Perhatian Organisasi
Sementara itu, Ketua Sektor Sekomo, Tipex, menyoroti pentingnya membangun organisasi yang tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mampu memberikan ruang pembelajaran dan memperkuat persatuan.
Ia berpandangan bahwa organisasi perlu menjaga nilai-nilai kemanusiaan serta meningkatkan pemahaman anggota terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Selain itu, penguatan internal dinilai penting untuk menjaga konsistensi dan memastikan setiap program organisasi berjalan secara berkelanjutan.
Karena itu, seluruh kader diharapkan terus meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas organisasi.
Pandangan serupa disampaikan Juru Bicara KNPB Wilayah Nabire, Apner Douw. Ia menilai peringatan 16 tahun Sektor Sekomo tidak sekadar menandai pertambahan usia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi perkembangan organisasi, kedewasaan berpikir, dan konsistensi kader dalam menjalankan program.
Menurutnya, sektor memiliki peran strategis sebagai ruang belajar, membangun kesadaran, serta memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Papua.
“Enam belas tahun bukan akhir perjalanan, tetapi momentum untuk terus bertumbuh, belajar, dan membangun organisasi,” ungkap Apner.
Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong seluruh kader meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan peran organisasi.
Aktivis Mahasiswa Ajak Bangun Kesadaran Kolektif
Pada kesempatan yang sama, aktivis mahasiswa Agus Kenedi Kayame menekankan pentingnya kesadaran kritis dan semangat kolektif dalam membangun kebersamaan.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan kepentingan maupun ego sektoral tidak seharusnya menghambat kerja bersama. Sebaliknya, setiap anggota perlu menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan bersama.
Selain itu, Agus mendorong peserta untuk terus meningkatkan kepedulian serta pemahaman terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat Papua. Pesan tersebut ia tegaskan melalui seruan “Sadar dan Lawan” sebagai ajakan membangun kesadaran kritis.
Rangkaian peringatan HUT ke-16 Sektor Sekomo kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.
Secara keseluruhan, peringatan tersebut menjadi momentum refleksi bagi pengurus dan anggota KNPB Wilayah Nabire untuk melihat kembali perjalanan Sektor Sekomo selama 16 tahun.
Melalui kegiatan ini, penguatan komunikasi dengan masyarakat, peningkatan literasi, kedisiplinan, serta tanggung jawab organisasi kembali menjadi perhatian dalam upaya membangun kapasitas di setiap tingkatan. (*)
Penulis : Red













