Operasi Gabungan Berhasil Netralisir Anggota KKB di Papua Tengah

- Admin

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Aparat gabungan TNI–Polri dari Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Satgas Rajawali Mambri mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Bukit Signal, sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, Senin (16/3/2026).

Dalam operasi tersebut, aparat melumpuhkan Hurbianus Mirip yang diketahui merupakan bagian dari kelompok Kodap III D Dulla pimpinan Aibon Kogoya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa pelaku merupakan daftar pencarian orang (DPO) sejak 2025 karena diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Nabire dan Paniai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, aparat mengungkap bahwa Hurbianus Mirip diduga terlibat dalam pembunuhan dua personel Brimob pada Agustus 2025 yang disertai perampasan senjata api. Selain itu, kelompok tersebut juga terlibat dalam sejumlah aksi penembakan terhadap masyarakat dan aparat di berbagai lokasi.

Tidak hanya itu, kelompok ini juga tercatat melakukan pemalangan jalan di ruas Trans Nabire–Paniai, terlibat kontak tembak dengan aparat di kawasan Bukit Doa, serta melakukan penyerangan terhadap pos TNI di area PT Kristalin pada Februari 2026 yang menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga:  DPR Papua Tengah Puji Polres Nabire Kawal Aksi Tanpa Anarkis

Bahkan, aparat juga mengaitkan kelompok tersebut dengan kasus penganiayaan terhadap anggota kepolisian di wilayah Paniai yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat akan terus melakukan langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman kekerasan kelompok bersenjata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat.

Saat ini, aparat keamanan terus memantau perkembangan situasi di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire, guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.

Di balik operasi tersebut, terdapat harapan besar agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan rasa aman, tanpa bayang-bayang ancaman kekerasan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru