Kapolda Tegaskan Penanganan Kasus Transparan dan Profesional

- Admin

Sabtu, 11 April 2026 - 23:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dogiyai, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, turun langsung ke Kabupaten Dogiyai untuk mempercepat pemulihan situasi keamanan pasca kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu. Kunjungan ini menjadi bentuk keseriusan aparat dalam memastikan masyarakat kembali menjalani aktivitas secara aman dan tenang.

Setibanya di Dogiyai, Kapolda langsung memimpin rapat terbuka bersama Bupati Dogiyai Yudas Tebay, jajaran pemerintah daerah, perwakilan DPRK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan Bamuskam, serta jajaran Polres Dogiyai. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah konkret menjaga stabilitas wilayah, (9/4/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa pemulihan keamanan menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat segera kembali normal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin situasi keamanan di Dogiyai segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa. Mudah-mudahan mulai hari ini kondisi semakin kondusif,” ujarnya.

Kapolda juga memastikan kondisi di lapangan menunjukkan tren positif. Aktivitas masyarakat berangsur normal, sementara distribusi bahan pokok dan BBM ke wilayah lain kembali berjalan lancar.

“Saya melihat langsung arus barang dan BBM sudah berjalan baik. Situasi ini harus kita jaga bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa penanganan kasus kericuhan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga:  PTS Nabire Desak Kolaborasi Pemerintah dalam Pengelolaan Sampah

“Kami memastikan proses hukum berjalan cepat, tepat, dan transparan. Dukungan masyarakat sangat penting, termasuk informasi sekecil apa pun untuk membantu pengungkapan kasus,” tegasnya.

Pendekatan dialogis terus diperkuat melalui komunikasi intensif dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian jangka panjang di Dogiyai.

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu menjaga situasi tetap aman. Ini hasil kerja bersama,” tambah Kapolda.

Sementara itu, Bupati Dogiyai Yudas Tebay menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polri dalam menangani kasus tersebut. Ia menekankan pentingnya proses hukum yang adil, terbuka, dan bebas dari intervensi.

“Kami mendukung penuh proses hukum yang dilakukan kepolisian. Ini penting untuk memberikan rasa keadilan, khususnya bagi keluarga korban,” ujarnya.

Bupati juga berharap penanganan kasus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap pelaku pembunuhan anggota polisi, tetapi juga terkait kasus penembakan warga sipil.

“Pengungkapan kasus, baik terhadap Bripda Jufentus Edoway maupun lima warga sipil, harus berjalan adil sesuai hukum yang berlaku. Pelaku harus diproses hingga ke pengadilan,” tegasnya.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, Dogiyai diharapkan segera pulih menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru