Distributor Pastikan Pasokan LPG Mimika Tetap Normal

- Admin

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, melakukan sidak stok LPG di gudang PT Sinar Murni Papua, Kabupaten Mimika. Dok_Rp. NT

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, melakukan sidak stok LPG di gudang PT Sinar Murni Papua, Kabupaten Mimika. Dok_Rp. NT

Timika, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang distributor LPG non subsidi milik PT Sinar Murni Papua di kawasan SP II Kompleks PT Indo Papua, Kabupaten Mimika, Kamis (21/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memastikan distribusi LPG di wilayah Mimika masih berjalan normal dan ketersediaan stok dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sementara ini tidak ada kendala dalam distribusi di sini. Kami melakukan pengawasan untuk memastikan stok tetap aman sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” kata Jermias Rontini kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil koordinasi dengan pihak distributor menunjukkan penyaluran LPG hingga saat ini masih berjalan lancar. Polda Papua Tengah juga terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi di lapangan.

“Tadi kita mendapat update dari pihak distributor, sejauh ini stok dan distribusi ke masyarakat masih berjalan lancar,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Jermias Rontini mengaku telah membentuk surat perintah khusus terkait pengawasan distribusi LPG dan BBM subsidi di wilayah Papua Tengah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyimpangan maupun praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

“Saya perintahkan seluruh jajaran untuk terus meng-update kondisi stok dan harga di tengah masyarakat. Jangan sampai ada penyimpangan ataupun penimbunan,” tegasnya.

Kapolda juga menyoroti distribusi LPG yang saat ini masih terpusat di Nabire dan Mimika. Karena itu, ia meminta seluruh personel di lapangan lebih peka terhadap perkembangan situasi agar tidak memicu keresahan masyarakat.

Selain LPG, pengawasan distribusi BBM subsidi juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Ia menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi oknum distributor yang mencoba memainkan harga maupun melakukan penimbunan.

“Kalau ada oknum distributor bermain-main dengan melakukan penimbunan atau memainkan harga, jelas perintahnya lakukan penindakan hukum,” katanya.

Baca Juga:  Kepala Kampung Wahariah: Sumur Bor Jawab Kesulitan Air Bersih Warga

Ia berharap seluruh distributor tetap menjalankan usaha secara profesional dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang dinilai belum sepenuhnya stabil.

“Kita harapkan para distributor bisa menjalankan usahanya dengan baik tanpa melakukan hal-hal yang melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Distributor LPG non subsidi PT Sinar Murni Papua, Putri Sultan, memastikan stok LPG di Kabupaten Mimika masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk saat ini stok kita aman untuk menyuplai kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Putri Sultan, isu kelangkaan yang sempat berkembang dipicu meningkatnya pembelian masyarakat secara bersamaan akibat kepanikan, bukan karena stok benar-benar habis.

“Memang sempat masyarakat panik dan datang berbondong-bondong sehingga disebut kelangkaan. Padahal sebenarnya tidak ada kelangkaan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kenaikan harga LPG dipengaruhi penyesuaian harga dari Pertamina serta tingginya biaya transportasi distribusi menuju Mimika.

Saat ini, harga LPG ukuran 12 kilogram berada di kisaran Rp410 ribu per tabung.

Selain itu, pihak distributor sempat melakukan penjualan langsung kepada masyarakat ketika pasokan mengalami gangguan. Namun saat ini distribusi telah kembali normal melalui kios, toko, dan agen resmi.

“Sekarang sudah kembali dijual ke kios dan toko-toko,” katanya.

Menurutnya, setiap kios dan toko menerima pasokan sekitar 50 hingga 100 tabung LPG, tergantung kapasitas dan kebutuhan masing-masing.

Pihak distributor juga memastikan suplai LPG dari Pertamina masih terus berjalan dan stok yang tersedia diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu minggu ke depan.

“Sekarang suplai dari Pertamina tetap berjalan. Total stok yang kami tahan cukup untuk satu minggu dan barang kita juga masih ada dalam perjalanan,” pungkasnya. (*)

 

Caption Foto

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, melakukan sidak stok LPG di gudang PT Sinar Murni Papua, Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru