Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus 3C Selama Lima Bulan Pertama 2026

- Admin

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol, Jermias Rontini didampingi Wakapolda Kombes Pol. Gustav Urbinas, Dirreskrimum, Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto dan Kabid Humas Polda PPT, AKBP. I Made Suartika saat memaparkan 307 Kasus 3C Semester I 2026 di Aula Polda Papua Tengah. Senin (1/6/2026). Dok_Alvi. NT

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol, Jermias Rontini didampingi Wakapolda Kombes Pol. Gustav Urbinas, Dirreskrimum, Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto dan Kabid Humas Polda PPT, AKBP. I Made Suartika saat memaparkan 307 Kasus 3C Semester I 2026 di Aula Polda Papua Tengah. Senin (1/6/2026). Dok_Alvi. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kepolisian Daerah Papua Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengungkapan ratusan kasus kejahatan jalanan selama semester pertama tahun 2026.

  • Capaian tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolda Papua Tengah, Senin (1/6/2026).

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, memimpin langsung konferensi pers yang turut dihadiri Wakapolda Kombes Pol. Gustav Urbinas, Dirreskrimum Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto, serta Kabid Humas AKBP I Made Suartika.

Selain memaparkan hasil penegakan hukum, Polda Papua Tengah juga menyerahkan enam unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor kepada pemiliknya yang sah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembalian kendaraan tersebut menjadi bukti nyata upaya kepolisian dalam menghadirkan rasa keadilan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua Tengah, AKBP I Made Suartika, menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

“Keberhasilan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen nyata Kapolda Papua Tengah beserta seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini memaparkan data kriminalitas periode Januari hingga Mei 2026.

Berdasarkan rekapitulasi Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama seluruh Polres jajaran, kepolisian menerima 307 laporan terkait kejahatan jalanan atau kasus 3C yang meliputi pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Dari jumlah tersebut, kasus pencurian dengan kekerasan atau begal mendominasi dengan 156 laporan dan 17 tersangka yang berhasil diamankan. Selanjutnya, kepolisian menangani 31 kasus pencurian dengan pemberatan dengan 11 tersangka, serta 120 kasus pencurian kendaraan bermotor dengan 11 tersangka.

Kapolda menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi utama dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, serta pembangunan di Papua Tengah.

“Dari 120 laporan curanmor, jajaran Ditreskrimum dan Satreskrim Polres berhasil mengamankan 16 unit kendaraan roda dua. Hari ini kami menyerahkan kembali secara simbolis kendaraan tersebut kepada pemiliknya yang sah setelah melalui proses verifikasi nomor rangka dan dokumen,” kata Jermias Rontini.

Baca Juga:  Ketua FKUB Papua Tengah Tegaskan Peran Aktif Jaga Kerukunan, Libatkan Relawan Lintas Agama

Enam kendaraan yang dikembalikan terdiri dari tiga unit Honda Beat Street warna hitam, satu unit Yamaha Mio merah milik Era, satu unit Honda Beat biru milik Ariyanti, serta satu unit Honda Beat merah-hitam milik Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire.

Pada sesi tanya jawab, Dirreskrimum Polda Papua Tengah Kombes Pol. Adi Tri Widiyanto menjelaskan perkembangan penyidikan terkait dugaan adanya jaringan atau sindikat kriminal di Nabire.

Menurutnya, penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah kasus yang telah terungkap.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa pelaku diduga tidak beraksi sendiri dan mendapat bantuan pihak lain, terutama dalam proses penjualan maupun penampungan barang hasil kejahatan.

Meski demikian, penyidik belum menyimpulkan adanya sindikat besar yang terorganisir karena proses pengembangan kasus masih berlangsung.

“Kami pastikan proses penyidikan berjalan maksimal. Jika ditemukan keterlibatan jaringan penadah maupun pelaku lintas wilayah, kami akan melakukan tindakan hukum secara tegas,” tegasnya.

Selain itu, Adi Tri Widiyanto juga menyoroti keterlibatan kelompok usia remaja dalam sejumlah kasus kejahatan jalanan. Berdasarkan data kepolisian, mayoritas pelaku berusia antara 17 hingga 35 tahun, dengan dominasi pada kelompok usia remaja hingga usia produktif.

Menurutnya, berbagai faktor melatarbelakangi keterlibatan para pelaku, mulai dari tekanan ekonomi, pengaruh lingkungan pergaulan, rendahnya kesadaran hukum, hingga penyalahgunaan minuman keras yang mendorong perilaku agresif dan tindakan kriminal.

Menutup konferensi pers, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan terhadap lingkungan sekitar.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif maupun tindak kriminal.

Perhatian tersebut menjadi penting karena sejumlah pelaku begal dan curanmor yang berhasil diamankan jajaran kepolisian dalam beberapa waktu terakhir masih berusia remaja.

“Orang tua diharapkan memperketat pengawasan agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan negatif dan lingkaran kriminalitas jalanan,” tutup Kapolda Jermias Rontini.

Melalui kolaborasi antara aparat keamanan, keluarga, dan masyarakat, Polda Papua Tengah optimistis dapat menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga. (*)

Penulis : Alvira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru