Kreativitas Pelajar Nabire Bersinar Lewat Fashion Show Budaya Papua

- Admin

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Fashion Show dari Kabupaten Nabire menampilkan busana hasil kolaborasi antara pakaian adat Papua dan batik Papua yang dipadukan dengan ornamen ukiran kayu berbentuk sayap serta ekor burung cenderawasih pada Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026. Dok_Arief NT

Peserta Fashion Show dari Kabupaten Nabire menampilkan busana hasil kolaborasi antara pakaian adat Papua dan batik Papua yang dipadukan dengan ornamen ukiran kayu berbentuk sayap serta ekor burung cenderawasih pada Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026. Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kontingen Kabupaten Nabire mengusung konsep kolaborasi busana adat Papua dan batik Papua dalam ajang Fashion Show Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026.

Penampilan tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan budaya Papua melalui kreativitas generasi muda.

Pendamping Kontingen Kabupaten Nabire, Titis Sulistiowati, mengatakan penampilan fashion show dipercayakan kepada siswa SMA Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 2 Nabire.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, seluruh konsep dan proses perancangan busana dipimpin oleh guru pendamping, Ibu Ririn.

“Konsep fashion show kami serahkan kepada SMA Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 2 Nabire. Seluruh desain dan konsep busana dibuat oleh guru pendamping, Ibu Ririn,” ujar Titis saat wawancarai di bandara lama Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, konsep yang ditampilkan memadukan unsur busana adat Papua dengan kain batik Papua sebagai identitas budaya lokal.

Perpaduan tersebut kemudian diperkaya dengan sentuhan modern melalui berbagai modifikasi pada busana.

Baca Juga:  Harga LPG di Nabire Melonjak, Pedagang Minta Kepastian Distribusi

Salah satu ciri khas yang ditampilkan ialah penggunaan ornamen berbentuk sayap dan ekor burung cenderawasih yang dibuat dari ukiran kayu.

Hiasan tersebut dipasang pada kostum sehingga menghasilkan tampilan yang artistik sekaligus menonjolkan karakter budaya Papua.

Menurut Titis, perpaduan antara motif batik Papua, unsur busana adat, dan ornamen ukiran kayu menjadi simbol bahwa budaya lokal dapat dikembangkan menjadi karya kreatif tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional.

Melalui penampilan tersebut, Kabupaten Nabire ingin menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengolah kekayaan budaya Papua menjadi karya seni yang inovatif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Fashion Show Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 menjadi salah satu cabang lomba yang memberi ruang bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas di bidang desain busana sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru