Tari “Api Membawa Berita” Sukses Hidupkan Warisan Leluhur Nabire di Tengah Hujan

- Admin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski diguyur hujan deras, para penari Kabupaten Nabire tetap tampil memukau membawakan tari kreasi

Meski diguyur hujan deras, para penari Kabupaten Nabire tetap tampil memukau membawakan tari kreasi "Api Membawa Berita" pada Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026. Tarian ini mengangkat kisah perjuangan kepala suku mencari anaknya yang hilang melalui simbol api dan asap sebagai media komunikasi tradisional masyarakat adat Nabire. Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah | Nabireterkini.com – Hujan deras yang mengguyur arena Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 tidak menyurutkan semangat para penari asal Kabupaten Nabire. Mereka tetap menampilkan tari kreasi berjudul “Api Membawa Berita untuk Anak Kepala Suku yang Hilang dan Ditemukan Kembali” dengan penuh penghayatan.

Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari penonton yang bertahan hingga akhir acara. Melalui tarian ini, para penari menghadirkan kembali nilai-nilai luhur masyarakat adat Nabire.

Pembimbing tari, Marthen Luther Wengge, saat diwawancarai di Bandara Lama Nabire, Jumat (26/6/2026), menjelaskan bahwa karya ini terinspirasi dari kisah seorang kepala suku yang kehilangan anaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses pencarian, masyarakat memanfaatkan api dan asap sebagai media komunikasi tradisional untuk menyampaikan kabar ke kampung-kampung lain.

“Melalui tarian ini kami ingin menceritakan bagaimana leluhur masyarakat Nabire memanfaatkan api dan asap sebagai alat komunikasi tradisional. Kisah ini berakhir dengan ditemukannya kembali anak kepala suku sebagai simbol harapan, persatuan, dan kebersamaan,” ujar Marthen.

Baca Juga:  Kreativitas Pelajar Nabire Bersinar Lewat Fashion Show Budaya Papua

Ia menambahkan, api melambangkan cahaya, harapan, dan pemersatu masyarakat, sedangkan asap menjadi penanda yang menggerakkan warga untuk membantu proses pencarian.

Pertunjukan diawali dengan musik tradisional bertempo lambat yang memadukan tifa, bambu, tabura, dan seruling.

Suasana semakin dramatis ketika api dinyalakan dan asap membumbung, lalu para penari muncul dari berbagai arah panggung mengikuti kepulan asap.

Puncak pertunjukan terjadi saat kepala suku bertemu kembali dengan anaknya, yang menggambarkan rasa syukur, kasih sayang, dan kekuatan persatuan.

Setelah itu, seluruh penari menutup penampilan dengan tarian sukacita menggunakan properti tradisional khas Nabire.

Marthen menegaskan, pertunjukan ini bertujuan memperkenalkan budaya Nabire kepada generasi muda sekaligus mengajak masyarakat menjaga alam dan melestarikan warisan leluhur.

“Tarian ini kami persembahkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan sekaligus penghormatan kepada leluhur. Kami berharap generasi emas Nabire terus menjaga seni, budaya, dan kekayaan alam daerah ini,” tuturnya.

Di tengah hujan, para penari membuktikan bahwa budaya tetap hidup dalam semangat generasi muda Nabire. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Potensi Laut Papua Tengah Dipetakan Lewat SIBAPATENGA
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Senin, 28 September 2026 - 17:21 WIT

DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT