Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 804/DBAY kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Satuan ini melaksanakan panen padi untuk kelima kalinya di lahan pertanian seluas lebih dari satu hektare pada Jumat (24/7/2026), meskipun wilayah Papua Tengah masih berada dalam musim kemarau.
Kegiatan panen dipimpin oleh Danki Pertanian Yonif TP 804/DBAY Letda Inf Risfan Rante bersama prajurit Kompi Pertanian. Hadir pula Kepala Bidang Pertanian Markus Rondang dan Kepala PUPR Laurenz, didampingi Wadanyonif TP 804/DBAY Kapten Inf Reza Pahlawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Markus Rondang mengapresiasi keberhasilan prajurit Yonif TP 804/DBAY dalam mengelola lahan pertanian secara produktif. Menurutnya, kerja keras dan konsistensi para prajurit mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung salah satu program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi prajurit TNI AD dalam mengelola sektor pertanian. Kami berharap hasil yang dicapai dapat terus meningkat dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengembangkan pertanian yang produktif,” ujarnya.
Selanjutnya, para prajurit memanen padi secara manual sebelum mengumpulkan gabah untuk diproses menggunakan mesin perontok. Tahapan tersebut membuat pengolahan hasil panen menjadi lebih efektif dan efisien.
Panen kelima ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Yonif TP 804/DBAY dalam memanfaatkan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sejak tahap pembibitan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen, para prajurit tetap bekerja secara disiplin dan konsisten meski menghadapi tantangan cuaca kemarau.
Selain mendukung ketersediaan pangan, program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi TNI AD dalam mengembangkan sektor pertanian berkelanjutan di Papua Tengah. Melalui Kompi Pertanian, Yonif TP 804/DBAY terus meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Keberhasilan panen yang berlangsung secara berkesinambungan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat. (*)
Sumber Berita: Yonif TP 804/DBAY












