Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua Tengah resmi membuka pendaftaran Lomba Balap Perahu Tempel 15 PK dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Panitia akan menggelar perlombaan pada 17–18 Juli 2026 di Pantai MAF, Kabupaten Nabire, mulai pukul 08.00 WIT.
Direktur Polairud Polda Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia, Kombes Pol. Mas Anton Widyodigdo, S.I.K., mengatakan panitia membuka pendaftaran sejak 22 Juni hingga 10 Juli 2026. Selanjutnya, seluruh peserta wajib mengikuti technical meeting sebagai bagian dari persiapan sebelum perlombaan berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Mas Anton, lomba tersebut tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan Polri dengan masyarakat pesisir sekaligus menjaga tradisi olahraga balap perahu tempel yang telah berkembang di Papua Tengah.
“Balap perahu tempel merupakan olahraga yang telah lama digemari masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di Kabupaten Nabire dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kompetisi yang sportif, aman, serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Di sisi lain, perlombaan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya keselamatan di perairan sehingga setiap aktivitas pelayaran senantiasa mengutamakan keamanan dan keselamatan,” ujarnya.»
Selain menghadirkan kompetisi, Ditpolairud Polda Papua Tengah juga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi.
Panitia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk mematuhi aturan pelayaran, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta membangun budaya pelayaran yang aman dan bertanggung jawab.
Mas Anton menambahkan, lomba balap perahu tempel juga berpotensi melahirkan atlet-atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Di sisi lain, kehadiran peserta, ofisial, dan ribuan penonton diperkirakan akan menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM, jasa transportasi, hingga pariwisata di Kabupaten Nabire.
Ia menjelaskan, di bawah kepemimpinan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Polda Papua Tengah terus mendorong penyelenggaraan kegiatan olahraga yang bernilai budaya sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Menurutnya, balap perahu tempel memiliki potensi menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas masyarakat pesisir Papua Tengah sekaligus menjadi ruang pembinaan atlet olahraga perairan.
Panitia akan mempertandingkan kategori Perahu Motor Tempel maksimal 15 PK. Oleh karena itu, seluruh peserta wajib melengkapi persyaratan administrasi, mengikuti technical meeting, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mematuhi seluruh aturan perlombaan serta ketentuan keselamatan pelayaran.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan total hadiah sebesar Rp110 juta bagi para pemenang, dengan rincian Juara I Rp50 juta, Juara II Rp30 juta, Juara III Rp20 juta, dan Juara IV Rp10 juta.
Melalui kegiatan ini, Polda Papua Tengah berharap semangat “Polri untuk Masyarakat” semakin dirasakan masyarakat melalui olahraga yang sehat, sportif, aman, sekaligus mampu mempererat kemitraan, meningkatkan kesadaran keselamatan di perairan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. (*)












