TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama

- Admin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

umat Katolik melaksanakan ibadah di gereja. TPNPB mengklaim aparat masuk ke Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Wuloni saat umat menjalankan misa. Dok_Pri-TPNPB

umat Katolik melaksanakan ibadah di gereja. TPNPB mengklaim aparat masuk ke Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia Wuloni saat umat menjalankan misa. Dok_Pri-TPNPB

Puncak, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB) menyampaikan klaim terkait dugaan kehadiran aparat keamanan di Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia, Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, saat umat sedang melaksanakan ibadah misa pada Minggu (9/8/2026).

Klaim tersebut disampaikan melalui Siaran Pers III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang diterbitkan pada Selasa (11/8/2026) dan ditandatangani juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.

Dalam keterangannya, TPNPB menyebut informasi itu diperoleh dari PIS TPNPB Kabupaten Puncak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan yang mereka terima, aparat militer Indonesia diduga memasuki Gereja Katolik Stasi Santa Sisilia ketika umat Katolik sedang mengikuti misa Minggu pagi.

TPNPB juga mengklaim bahwa kehadiran aparat tersebut menimbulkan rasa takut di kalangan warga.

Selain itu, mereka menyebut aparat meminta foto dan video bersama warga dengan alasan yang menurut mereka tidak dijelaskan secara jelas.

Namun hingga berita ini diterbitkan, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Baca Juga:  Misael Sondegau, Sosok Pemimpin yang Tetap Hadir Bersama Masyarakat di Tengah Situasi Sulit

Belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan maupun pihak Gereja Katolik terkait kronologi maupun tujuan kehadiran aparat di lokasi tersebut.

Melalui pernyataannya, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB meminta aparat keamanan menghentikan aktivitas yang dinilai memasuki ruang sipil, termasuk rumah ibadah.

TPNPB juga mengimbau seluruh aparat yang bertugas di wilayah konflik untuk menghormati hukum humaniter internasional serta menjamin hak masyarakat dalam menjalankan kebebasan beragama dan beribadah.

Kelompok tersebut menilai kehadiran aparat di Gereja Katolik Santa Sisilia, yang berada dalam wilayah Dekenat Moni-Puncak, Keuskupan Timika, berpotensi menimbulkan rasa takut dan trauma bagi masyarakat sipil.

Menurut TPNPB, situasi tersebut perlu menjadi perhatian mengingat Kabupaten Puncak merupakan salah satu wilayah yang terdampak konflik bersenjata antara aparat keamanan Indonesia dan kelompok bersenjata TPNPB.

TPNPB menegaskan bahwa aktivitas keamanan di sekitar ruang sipil dan tempat ibadah perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat. (*)

Sumber Berita: Pernyataan tersebut merupakan bagian dari Siaran Pers III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB tertanggal 11 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
IPSPJ Gelar Rapat Persiapan Penggalangan Dana Natal dan Program ADEM
Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102
KNPB Se-Lapago Ajukan Audiensi ke Pemerintah, Serukan Aksi Damai 15 Agustus
Polres Nabire Laksanakan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Remaja di Waroki, 45 Adegan Diperagakan
Polres Nabire Ungkap 13 Kasus 3C, Amankan 104 Unit Sepeda Motor dalam Operasi Sikat Noken 2026
KNPB Nabire Gelar Mimbar Bebas, Dorong Perlindungan Masyarakat Adat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:26 WIT

Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:02 WIT

Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:05 WIT

TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:19 WIT

IPSPJ Gelar Rapat Persiapan Penggalangan Dana Natal dan Program ADEM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:42 WIT

Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102

Berita Terbaru