Puncak, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kepolisian bergerak cepat mengendalikan kericuhan yang terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (11/8/2026). Dalam insiden tersebut, sejumlah kantor pemerintahan dilaporkan mengalami kebakaran dan kerusakan.
Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti aksi sekelompok massa.
“Penyebab pasti massa melakukan pembakaran masih kami dalami. Namun sebelum kejadian, tengah berlangsung penyaluran Dana Desa tahap I reguler,” ujar Domingos.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kericuhan Usai Penyaluran Dana Desa
Domingos menjelaskan, situasi mulai memanas setelah proses penyaluran Dana Desa tahap I reguler tahun 2026 berlangsung.
Sekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok massa mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).
Tidak lama kemudian, Bupati Puncak Elvis Tabuni tiba di lokasi untuk menemui massa dan melakukan komunikasi.
Namun, upaya tersebut belum berhasil meredakan situasi. Sekitar pukul 18.45 WIT, massa kemudian membakar Kantor PMK.
“Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan pembakaran Kantor PMK,” ungkap Kapolres.
Aksi tersebut kemudian meluas ke sejumlah fasilitas pemerintahan di wilayah Ilaga.
Berdasarkan data sementara kepolisian, beberapa kantor pemerintahan mengalami kebakaran, baik secara keseluruhan maupun sebagian, serta sejumlah fasilitas lainnya mengalami kerusakan.
Sejumlah Kantor Pemerintah Terdampak
Data sementara mencatat beberapa bangunan yang terbakar habis, antara lain Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Gudang BNPB, dan Kantor DPRK.
Sementara itu, sejumlah kantor lainnya dilaporkan mengalami kebakaran sebagian, di antaranya Kantor PMK, Kantor Dinas Sosial, Kantor Bupati dan Wakil Bupati, Kantor Sekretaris Daerah (Sekda), Kantor Keuangan, Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Selain itu, massa juga merusak Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kantor Inspektorat.
Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.
Polisi Perkuat Pengamanan
Menanggapi situasi tersebut, aparat keamanan segera meningkatkan pengamanan di sejumlah titik untuk mencegah meluasnya kericuhan.
Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek ditempatkan di kawasan perempatan alun-alun, tepatnya di depan Polsek Ilaga. Sementara itu, personel Satgas Tindak ODC disiagakan di Kotis.
Kapolres Puncak menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi di wilayah Ilaga.
“Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan tidak mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.
Selain pengerahan personel, sekitar 40 anggota kepolisian yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat juga turun memberikan imbauan kepada massa.
Mereka meminta massa untuk meninggalkan lokasi dan menghentikan aksi agar situasi keamanan dapat kembali kondusif.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil, di mana massa secara bertahap meninggalkan lokasi. Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik.
Kapolres memastikan jajarannya terus menjaga situasi agar tetap kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan lanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait pemicu kericuhan serta pendataan terhadap fasilitas pemerintahan yang terdampak. (*)
Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah












