Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Sebanyak 36 tim SMP se-Kabupaten Nabire akan mengikuti Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup I 2026 mulai 13 Oktober 2026 di Lapangan Polairud Polres Nabire, Samabusa, Distrik Teluk Kimi.
Jumlah peserta tersebut melebihi kuota awal panitia sebanyak 32 tim. SMP Negeri 1 Moor dan SMP Negeri 1 Napan harus menggunakan speedboat menuju Nabire, sedangkan SMP Negeri 1 Yaur menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan turnamen itu merupakan bagian dari pembinaan sepak bola pelajar di Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan saya sederhana, dari lapangan ini nanti lahir anak-anak Nabire yang menjadi pemain profesional, bahkan suatu saat bisa memakai jersey Timnas Indonesia. Karena itu, mereka harus diberikan ruang untuk bertanding, berlatih dan menunjukkan kemampuan sejak usia dini,” kata Jermias saat menghadiri technical meeting panitia dan official tim, Selasa (6/10/2026).
Jermias berharap kompetisi pelajar seperti Kapolda Cup dapat menjadi agenda rutin karena pembinaan atlet membutuhkan kompetisi berkelanjutan.
“Kita akan berupaya agar kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, bisa terus berlangsung di Kabupaten Nabire. Kalau anak-anak diberikan wadah dan kesempatan, dari sinilah kita bisa menemukan bibit-bibit atlet yang nantinya berkembang menjadi pemain profesional,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia Golden Generation Nabire Papua Tengah serta meminta peserta menjunjung sportivitas, mematuhi aturan, dan menghormati lawan. Wasit diminta menjalankan tugas secara profesional dan adil.
“Jadikan turnamen ini sebagai ajang menunjukkan kemampuan dan membangun sportivitas. Bermain sesuai aturan, hormati lawan dan bertanding dengan fair play. Wasit juga harus menjalankan tugas secara profesional dan adil,” tegasnya.
Ketua Panitia Kapolda Cup I 2026, Rexsi Y. Rumakiek, mengatakan seluruh biaya pendaftaran peserta digratiskan.
Selain memperebutkan piala bergilir, piala tetap, medali dan piagam dari Kapolda Papua Tengah, peserta juga bersaing mendapatkan total uang pembinaan Rp76 juta.
“Juara pertama mendapatkan Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp15 juta dan juara keempat Rp10 juta,” kata Rexsi.
Panitia juga menyiapkan hadiah masing-masing Rp2 juta untuk pemain terbaik, top skor dan kiper terbaik.
Rexsi mengatakan kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar dari berbagai wilayah untuk bertemu dan menunjukkan kemampuan.
“Anak-anak dari Moor, Napan, Yaur dan sekolah-sekolah lainnya mau datang jauh-jauh untuk bermain. Mereka tidak hanya datang membawa tim, tetapi membawa mimpi. Tugas kami menjaga agar mimpi itu tetap hidup dan memberikan mereka panggung untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Sekolah Apresiasi Kapolda Cup
Official SMP Negeri 2 Nabire, Yosep Ohoiwutun, mengapresiasi pelaksanaan Kapolda Cup I yang diikuti banyak peserta.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Papua Tengah karena sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak sekolah untuk mengikuti turnamen sebesar ini,” kata Yosep.
Ia berharap kompetisi tersebut digelar rutin agar pelajar memperoleh pengalaman dan mental bertanding.
“Anak-anak usia dini membutuhkan kompetisi seperti ini supaya mereka punya pengalaman, mental bertanding dan kesempatan menunjukkan bakatnya. Mungkin hari ini mereka bermain di lapangan sekolah, tetapi bukan tidak mungkin suatu hari nanti ada yang bermain untuk klub profesional atau bahkan Timnas Indonesia,” ujarnya.
Kapolda Cup I 2026 diharapkan menjadi wadah pengembangan kemampuan dan mental bertanding pelajar serta mendorong lahirnya talenta sepak bola muda dari Papua Tengah. (*)
Penulis : Arief Aw
Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah













