Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 

- Admin

Senin, 11 Mei 2026 - 09:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Nabire memimpin apel kesiapan pengamanan dengan melibatkan 700 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menjelang aksi IPMADO di Nabire. Dok_Alvi.NT

Kapolres Nabire memimpin apel kesiapan pengamanan dengan melibatkan 700 personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menjelang aksi IPMADO di Nabire. Dok_Alvi.NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Aparat gabungan TNI–Polri dan Satpol PP menggelar apel kesiapan pengamanan menjelang aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan IPMADO dengan tema “Tragedi Dogiyai Berdarah” di Nabire. Senin (11/5/2026).

Dalam pengamanan tersebut, sebanyak 700 personel diterjunkan untuk mengantisipasi jalannya aksi di sejumlah titik sebelum massa bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire Samuel D. Tatiratu dan dihadiri unsur pimpinan pengamanan dari Dirsamapta Polda Papua Tengah, perwakilan TNI Angkatan Laut melalui Danlanal Nabire, serta jajaran Kodim 1705/Nabire.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Kapolres Tatiratu menekankan pentingnya kedisiplinan personel dalam menjalankan prosedur tetap (protap) pengamanan dan menjaga kendali komando di lapangan.

“Di mana padal berdiri, di situ anggota berada. Jangan terpisah. Gunakan pengeras suara sebagai tameng awal komunikasi kita di lapangan,” tegas Tatiratu.

Kapolres menjelaskan, pihaknya menerima dua surat pemberitahuan aksi. Pertama dari kelompok mahasiswa IPMADO yang akan menyampaikan aspirasi terkait perkembangan penanganan kasus di Dogiyai.

Massa direncanakan berkumpul di lima titik, yakni Uswim, SP, Jepara, Pasar Karang, dan Asrama Dogiyai, sebelum bergerak ke DPR Papua Tengah.

Bentuk aksi yang disampaikan dalam surat berupa orasi, teatrikal, dan pembagian selebaran tanpa rencana long march.

Namun, komunikasi antara aparat dan koordinator aksi disebut terhenti setelah insiden yang terjadi di Dogiyai sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Dari Lapangan ke Parlemen, Suara Rakyat Menggema di DPRPT

Surat pemberitahuan kedua berasal dari kelompok yang menamakan diri Forum Peduli Kabupaten Nabire yang juga akan menyampaikan aspirasi di DPR Papua Tengah dengan estimasi massa sekitar 200 orang.

Kapolres mengingatkan seluruh personel agar tidak terpancing provokasi apabila terjadi situasi tidak terkendali.

“Kalau ada bunyi tembakan atau lemparan, jangan panik dan jangan langsung mengarahkan senjata ke massa. Tarik mundur pasukan tanpa perlengkapan dan tunggu perintah,” ujarnya.

Ia juga meminta personel menjaga sikap selama bertugas, tetap dalam ikatan pleton dan regu, serta membangun sinergi antar unsur pengamanan.

“Kita satu barisan pengamanan. Rangkul rekan TNI, Polri, dan Satpol PP di lapangan,” katanya.

Selain itu, setiap satuan diminta menunjuk tim dokumentasi internal sebagai bahan laporan apabila terjadi pelanggaran di lapangan, serta mencegah simpatisan menguasai badan jalan yang dapat memicu penumpukan massa.

“Kalau badan jalan dikuasai massa, situasi akan sulit dikendalikan,” ucap Tatiratu.

Apel ditutup dengan penekanan pentingnya kesabaran, profesionalisme, dan kesiapan fisik personel dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Tugas kita adalah bersabar, disiplin, dan profesional. Kita serahkan hasilnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya sebelum pasukan diberangkatkan ke titik pengamanan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prajurit Tiga Matra TNI Adu Ketepatan Menembak di Nabire dalam HUT ke-81 TNI
YYS Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Jaringan Pengadaan Senjata dan Amunisi
Alven Goo Ajak Pemuda Nabire Jaga Persaudaraan dan Kamtibmas
Kanit Binmas Polsek Kamu Jadi Korban Pembacokan di Kampung Mauwa
Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:10 WIT

Prajurit Tiga Matra TNI Adu Ketepatan Menembak di Nabire dalam HUT ke-81 TNI

Rabu, 30 September 2026 - 18:31 WIT

YYS Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Jaringan Pengadaan Senjata dan Amunisi

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIT

Alven Goo Ajak Pemuda Nabire Jaga Persaudaraan dan Kamtibmas

Rabu, 30 September 2026 - 16:35 WIT

Kanit Binmas Polsek Kamu Jadi Korban Pembacokan di Kampung Mauwa

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Berita Terbaru