Titis Sulistiowati: Kuliner Lokal Perkenalkan Kekayaan Nabire

- Admin

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta lomba kuliner dari Kabupaten Nabire menyiapkan ayam bakar bumbu kuning, ayam suwir, dan singkong tumbuk pada Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026. Seluruh menu mengangkat bahan pangan lokal sebagai kekayaan kuliner khas Nabire. Dok_Arief NT

Peserta lomba kuliner dari Kabupaten Nabire menyiapkan ayam bakar bumbu kuning, ayam suwir, dan singkong tumbuk pada Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026. Seluruh menu mengangkat bahan pangan lokal sebagai kekayaan kuliner khas Nabire. Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kontingen Kabupaten Nabire menghadirkan menu khas berbahan pangan lokal pada lomba kuliner Festival Cahaya Kreasi Pelajar (CKP) Papua Tengah 2026. Melalui kompetisi tersebut, para pelajar memperkenalkan cita rasa daerah sekaligus mengangkat potensi bahan pangan lokal kepada masyarakat.

Pendamping lomba kuliner Kabupaten Nabire, Titis Sulistiowati, mengatakan timnya menyajikan tiga menu utama, yakni ayam bakar bumbu kuning, ayam suwir, dan singkong tumbuk.

Menurutnya, seluruh hidangan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang mudah ditemukan di Kabupaten Nabire sehingga mencerminkan kekayaan kuliner daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menu yang kami sajikan adalah ayam bakar bumbu kuning, ayam suwir, dan singkong tumbuk. Semua menggunakan bahan-bahan lokal yang ada di Kabupaten Nabire,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahan utama yang digunakan antara lain singkong, ayam, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, merica, serta berbagai bumbu rempah lainnya yang menjadi ciri khas masakan Papua.

Saat diwawancarai, proses memasak masih berlangsung. Para peserta baru memasuki tahap membakar ayam, sementara waktu yang disediakan panitia untuk lomba mencapai hampir dua jam.

“Prosesnya masih sekitar 30 persen. Anak-anak baru mulai membakar karena waktu lomba masih cukup panjang. Mudah-mudahan seluruh menu dapat selesai sebelum batas waktu berakhir,” katanya.

Baca Juga:  Aspirasi Mahasiswa Menggema di USWIM Nabire, Soroti Fasilitas hingga Biaya SPP

Selain mengikuti lomba kuliner, Titis mengapresiasi penyelenggaraan Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan di berbagai bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Ia menilai festival tidak hanya menghadirkan lomba kuliner, tetapi juga tari kreasi, bertutur cerita, musik akustik, hingga fashion show yang mampu mengembangkan bakat generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang kepada anak-anak untuk menunjukkan talenta mereka. Festival ini membantu mereka mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Papua, khususnya Papua Tengah,” ujarnya.

Titis juga menjelaskan bahwa penampilan fashion show kontingen Kabupaten Nabire dipercayakan kepada siswa SMA Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 2 Nabire. Seluruh konsep busana digarap oleh guru pendamping, Ibu Ririn.

Konsep yang diusung menggabungkan busana adat Papua dengan batik Papua. Para perancang kemudian memodifikasi busana menggunakan ornamen ukiran kayu yang dibentuk menyerupai sayap dan ekor burung cenderawasih sehingga menghasilkan tampilan yang artistik dan modern tanpa meninggalkan identitas budaya Papua.

Melalui berbagai cabang perlombaan tersebut, Kabupaten Nabire berharap para pelajar semakin percaya diri dalam berkarya sekaligus menjadi generasi yang mampu melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru
Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:30 WIT

TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penyerangan Pos Militer di Yuguru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Berita Terbaru