Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Tempo Institute sukses menyelenggarakan Pelatihan Menulis Feature bagi jurnalis di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Juli 2026, di Hotel Carmel Kalibobo tersebut diikuti oleh 18 jurnalis dari berbagai media sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas karya jurnalistik.
Pada hari kedua, peserta tidak hanya mempelajari teknik penulisan feature, tetapi juga mengikuti materi bertajuk “Strategi Mempublikasikan Berita di Media Sosial”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi mengoptimalkan penyebaran karya jurnalistik di berbagai platform digital tanpa mengesampingkan prinsip akurasi, keberimbangan, dan etika jurnalistik.
Selain memberikan materi pelatihan, PTFI bersama Tempo Institute juga memperkenalkan Lomba Karya Jurnalistik Papua dengan tema “Sosok Inspiratif di Tanah Papua”.
Melalui kompetisi tersebut, panitia akan memilih enam jurnalis terbaik untuk mengikuti program fellowship selama dua bulan.
Program itu akan melibatkan tiga jurnalis dari Kabupaten Nabire dan tiga jurnalis dari Kabupaten Mimika sebagai peserta terpilih.
General Superintendent Media Relations PTFI, M. Rizal, yang mewakili Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi hingga akhir. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di media masing-masing,” ujar Rizal saat menutup kegiatan, Jumat (17/7/2026).
Lebih lanjut, Rizal berharap kerja sama antara PTFI dan Tempo Institute dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas jurnalis di Papua Tengah.
Menurutnya, antusiasme para peserta menunjukkan semangat besar insan pers Nabire untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan.
“Semangat jurnalis Nabire luar biasa. Kami berharap pelatihan seperti ini dapat kembali digelar dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan dunia jurnalistik di Papua Tengah,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia mengumumkan delapan peserta terbaik yang menerima buku dan suvenir dari PTFI dan Tempo Institute pada penutupan pelatihan.
Sementara itu, panitia memastikan sertifikat bagi seluruh peserta akan diserahkan dalam waktu dekat sebagaimana disampaikan oleh M. Rizal.
Melalui pelatihan ini, PTFI dan Tempo Institute berharap kompetensi jurnalis di Papua Tengah terus berkembang sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)
Penulis : Alvira Nur
Editor : Arief Aw












