Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polda Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan maupun informasi mengenai rencana aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Tengah, AKBP I Made Suartika, menegaskan masyarakat perlu bersikap bijak saat menerima informasi, baik melalui aplikasi WhatsApp maupun media sosial. Ia meminta warga terlebih dahulu memastikan kebenaran setiap informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.
Menurut Made Suartika, penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga stabilitas daerah dengan menyaring setiap informasi yang beredar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Situasi kamtibmas di Papua Tengah secara umum masih kondusif. Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita agar tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP I Made Suartika, Sabtu (1/8/2026).
Selain itu, ia mengimbau masyarakat segera melakukan verifikasi apabila menerima pesan yang bersifat provokatif atau mengandung informasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, masyarakat dapat menghubungi atau mendatangi kantor kepolisian terdekat untuk memperoleh informasi yang benar.
“Jika menerima pesan yang bersifat provokatif dan berpotensi mengganggu kamtibmas, silakan melakukan verifikasi kepada kantor polisi terdekat. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya,” katanya.
Lebih lanjut, Polda Papua Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya keresahan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif menjelang rencana aksi.
Di akhir keterangannya, Made Suartika mengajak seluruh warga Papua Tengah memperkuat persatuan, menjaga keamanan lingkungan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap masyarakat tidak ikut menyebarluaskan informasi yang dapat mengganggu dan meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau seluruh warga agar tidak mudah terprovokasi serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya Papua Tengah yang aman dan damai,” tutupnya. (*)
Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah












