Mahasiswa dan Pelajar Afirmasi Intan Jaya Minta Pemda Segera Merealisasikan Beasiswa serta Meningkatkan Transparansi Anggaran

- Admin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa dan pelajar afirmasi asal Kabupaten Intan Jaya mengikuti Zoom Meeting pada Kamis (6/8/2026) untuk menyampaikan aspirasi terkait realisasi beasiswa dan transparansi anggaran pendidikan. Dok_AS. NT

Mahasiswa dan pelajar afirmasi asal Kabupaten Intan Jaya mengikuti Zoom Meeting pada Kamis (6/8/2026) untuk menyampaikan aspirasi terkait realisasi beasiswa dan transparansi anggaran pendidikan. Dok_AS. NT

Intan Jaya, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Mahasiswa dan pelajar penerima program afirmasi (ADIK dan ADEM) asal Kabupaten Intan Jaya menyampaikan permohonan kepada Bupati Intan Jaya dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya agar segera merealisasikan hak mereka sebagai penerima beasiswa afirmasi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan rapat virtual (Zoom Meeting) yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026). Dalam pertemuan itu, para mahasiswa menyatakan bahwa hingga kini bantuan beasiswa yang menjadi hak mereka belum direalisasikan.

Mereka menjelaskan bahwa sebagian besar mahasiswa penerima beasiswa berasal dari keluarga di Kabupaten Intan Jaya yang terdampak situasi keamanan dan kondisi ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, banyak orang tua mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup maupun biaya pendidikan anak-anak yang sedang menempuh studi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut para mahasiswa, beasiswa afirmasi merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang didukung melalui alokasi anggaran pemerintah, termasuk dana Otonomi Khusus. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Pelajar Deiyai Tampilkan Mitos Koyeidaba dan Keindahan Alam pada Hari Ketiga Festival Cahaya Kreasi Pelajar 2026

Selain meminta percepatan realisasi beasiswa, para peserta juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, yaitu:

  1. Meminta aparat penegak hukum mengusut secara transparan dugaan penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi apabila terdapat indikasi pelanggaran.
  2. Mendesak pemerintah daerah membuka laporan penggunaan anggaran pendidikan kepada publik sebagai bentuk transparansi.
  3. Menuntut agar anggaran yang terbukti disalahgunakan, apabila ada berdasarkan proses hukum yang berkekuatan hukum, dipulihkan dan digunakan kembali untuk pengembangan pendidikan serta sumber daya manusia Kabupaten Intan Jaya.
  4. Mendorong pemberian sanksi sesuai ketentuan hukum apabila terdapat pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
  5. Meminta seluruh proses penanganan perkara berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bebas dari intervensi.
  6. Mengajak pimpinan daerah bersama masyarakat untuk mengawasi pengelolaan anggaran pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Intan Jaya.

Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi tersebut serta segera mengambil langkah konkret agar hak mahasiswa penerima beasiswa afirmasi dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Sumber Berita: Pernyataan Mahasiswa dan Pelajar Afirmasi (ADIK–ADEM) Kabupaten Intan Jaya dalam Zoom Meeting, Kamis (6/8/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIT

KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai

Berita Terbaru