Intan Jaya, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Mahasiswa dan pelajar penerima program afirmasi (ADIK dan ADEM) asal Kabupaten Intan Jaya menyampaikan permohonan kepada Bupati Intan Jaya dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Intan Jaya agar segera merealisasikan hak mereka sebagai penerima beasiswa afirmasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan rapat virtual (Zoom Meeting) yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026). Dalam pertemuan itu, para mahasiswa menyatakan bahwa hingga kini bantuan beasiswa yang menjadi hak mereka belum direalisasikan.
Mereka menjelaskan bahwa sebagian besar mahasiswa penerima beasiswa berasal dari keluarga di Kabupaten Intan Jaya yang terdampak situasi keamanan dan kondisi ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, banyak orang tua mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup maupun biaya pendidikan anak-anak yang sedang menempuh studi di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut para mahasiswa, beasiswa afirmasi merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang didukung melalui alokasi anggaran pemerintah, termasuk dana Otonomi Khusus. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain meminta percepatan realisasi beasiswa, para peserta juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, yaitu:
- Meminta aparat penegak hukum mengusut secara transparan dugaan penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi apabila terdapat indikasi pelanggaran.
- Mendesak pemerintah daerah membuka laporan penggunaan anggaran pendidikan kepada publik sebagai bentuk transparansi.
- Menuntut agar anggaran yang terbukti disalahgunakan, apabila ada berdasarkan proses hukum yang berkekuatan hukum, dipulihkan dan digunakan kembali untuk pengembangan pendidikan serta sumber daya manusia Kabupaten Intan Jaya.
- Mendorong pemberian sanksi sesuai ketentuan hukum apabila terdapat pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
- Meminta seluruh proses penanganan perkara berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bebas dari intervensi.
- Mengajak pimpinan daerah bersama masyarakat untuk mengawasi pengelolaan anggaran pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Intan Jaya.
Para mahasiswa berharap Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi tersebut serta segera mengambil langkah konkret agar hak mahasiswa penerima beasiswa afirmasi dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Sumber Berita: Pernyataan Mahasiswa dan Pelajar Afirmasi (ADIK–ADEM) Kabupaten Intan Jaya dalam Zoom Meeting, Kamis (6/8/2026).












