KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani, Papua || Nabireterkini.com – Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Sentani mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi yang direncanakan pada 15 Agustus 2026 di wilayah Tanah Tabi, Papua.

Seruan tersebut disampaikan Ketua KNPB Sentani, Sadracks Lagowan, pada Selasa (11/8/2026). Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyampaian aspirasi masyarakat terkait isu kemanusiaan, demokrasi, serta situasi keamanan di Tanah Papua.

KNPB Sentani menyebut aksi 15 Agustus mengangkat tema “Papua, Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan.” Seruan ini juga dikaitkan dengan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Lagowan mengajak masyarakat sipil, termasuk masyarakat adat Tabi, untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia juga menyebut peserta dapat membawa atribut budaya maupun materi penyampaian pendapat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita rakyat Papua harus bersatu tanpa membedakan suku, agama, dan ras demi masa depan demokrasi dan kemanusiaan di tanah kita tercinta,” ujar Lagowan.

Selain itu, KNPB Sentani menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan di sejumlah titik di wilayah Sentani dan Jayapura. Mereka juga menyebut adanya ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  IPSPJ Gelar Rapat Persiapan Penggalangan Dana Natal dan Program ADEM

KNPB Sentani turut menyampaikan sejumlah klaim terkait kondisi kemanusiaan, pengungsi, serta dampak berbagai kebijakan pemerintah di Papua.

Namun, sejumlah data dan pernyataan yang disampaikan masih merupakan klaim dari pihak KNPB dan memerlukan verifikasi serta konfirmasi dari pihak berwenang.

Oleh karena itu, informasi mengenai jumlah pengungsi, kondisi kesehatan, maupun data kependudukan yang disebutkan belum dapat dianggap sebagai fakta terverifikasi tanpa dukungan data resmi dari lembaga terkait.

KNPB Sentani juga meminta pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memperhatikan aspirasi masyarakat serta membuka ruang dialog dalam membahas persoalan kemanusiaan dan keamanan di Papua.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun aparat keamanan terkait rencana aksi tersebut.

KNPB Sentani mengimbau masyarakat yang akan mengikuti kegiatan pada 15 Agustus untuk tetap menjaga ketertiban serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru