Kebakaran Lahan Dekat Sekolah di Nabire Barat, Polisi dan Warga Bergerak Cepat

- Admin

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran lahan di Kampung Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (3/10/2026). Dok_HPPT

Personel kepolisian bersama warga dan petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran lahan di Kampung Kalisemen, Nabire Barat, Sabtu (3/10/2026). Dok_HPPT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Polisi, petugas pemadam kebakaran, dan warga memadamkan kebakaran lahan milik warga di depan Sekolah Menara Ilmu, Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIT.

Api yang muncul di dekat sekolah dan permukiman warga menimbulkan asap tebal serta berpotensi meluas akibat cuaca panas, kering, dan angin.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan personel Polres Nabire dan Polsek Nabire Barat segera membantu warga memadamkan api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Personel bersama masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan sekolah dan permukiman warga,” kata Henry.

Tim Pemadam Kebakaran Provinsi Papua Tengah dan Polres Nabire masing-masing mengerahkan satu unit mobil pemadam. Petugas dan warga juga menggunakan peralatan manual untuk mengendalikan api selama sekitar dua jam.

Kebakaran menghanguskan sekitar satu hektare lahan. Setelah api padam, personel melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api atau bara yang kembali menyala.

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Api berhasil dipadamkan dan setelah itu personel melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala,” jelasnya.

Baca Juga:  Isaias Douw Tegaskan Komitmen Besarkan PSI di Papua Tengah

Henry memastikan tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang terbakar. Namun, kebakaran menghanguskan lahan warga dan menimbulkan asap di sekitar sekolah serta permukiman.

Kondisi panas, kering, dan angin dapat mempercepat perambatan api, terutama di lahan dengan vegetasi kering.

Polisi juga mengingatkan kemungkinan kebakaran dipicu aktivitas manusia, seperti pembakaran lahan, kelalaian menggunakan sumber api, atau membuang benda yang masih memiliki bara.

“Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” ujarnya.

Henry mengimbau warga tidak membuka, membersihkan, atau mengelola lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan. Jika melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas,” katanya.

Polda Papua Tengah bersama jajaran Polres dan Polsek akan meningkatkan patroli, pemantauan, serta edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama selama cuaca panas dan kering.

“Pencegahan menjadi tanggung jawab bersama. Kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan patroli, namun peran masyarakat sangat penting untuk mencegah munculnya kebakaran baru,” pungkasnya. (*)

Penulis : Arief Aw

Sumber Berita: Humas Polda Papua Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-16 Sektor Sekomo Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Kader
Lindungi Generasi Muda, Kapolda Papua Tengah Ajak Jemaat GKI Malompo Cegah Narkoba
Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Lewat Program Minggu Kasih
Turnamen Catur HKJSM Jadi Momentum Pengembangan Atlet di Papua Tengah
Solidaritas Mahasiswa Paniai Desak Penarikan Pasukan dan Penyelesaian Persoalan HAM
Penangkapan DPO Brigpol Ronald Enok, Penyidik Dalami Keterlibatan Pihak Lain
Green Policing Hadir di Pasar Bersama, Polri Perkuat Kepedulian Lingkungan
Soroti Situasi Paniai, Mahasiswa Gorontalo Sampaikan Sembilan Tuntuta
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 23:42 WIT

HUT ke-16 Sektor Sekomo Jadi Momentum Refleksi dan Penguatan Kader

Minggu, 8 November 2026 - 22:57 WIT

Lindungi Generasi Muda, Kapolda Papua Tengah Ajak Jemaat GKI Malompo Cegah Narkoba

Minggu, 8 November 2026 - 22:07 WIT

Kapolres Nabire Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Lewat Program Minggu Kasih

Minggu, 8 November 2026 - 14:46 WIT

Turnamen Catur HKJSM Jadi Momentum Pengembangan Atlet di Papua Tengah

Sabtu, 7 November 2026 - 16:30 WIT

Solidaritas Mahasiswa Paniai Desak Penarikan Pasukan dan Penyelesaian Persoalan HAM

Berita Terbaru