Polda Papua Tengah Ungkap Perkembangan Kasus Dogiyai, Wakapolda Tegaskan Komitmen Transparansi

- Admin

Rabu, 15 April 2026 - 17:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kepolisian Daerah Papua Tengah menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pasca kejadian 31 Maret 2026 di Kabupaten Dogiyai.

Kegiatan press rilis tersebut berlangsung di Mapolda Papua Tengah dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Tengah, Gustav Robby Urbinas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda Papua Tengah, yakni Karo Ops, Irwasda, dan Dirreskrimsus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Wakapolda menyampaikan bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan satu anggota Polri meninggal dunia akibat luka benda tajam. Selain itu, sejumlah anggota lainnya mengalami luka, baik akibat luka bakar maupun tembakan senapan angin jenis PCP.

Peristiwa tersebut juga menimbulkan kerusakan fasilitas, di antaranya pembakaran dua unit kendaraan, satu unit mobil Hilux warna hitam, serta kerusakan jaringan kabel optik Palapa Timur.

Polda Papua Tengah saat ini menangani 10 laporan polisi yang berkaitan dengan rangkaian kejadian tersebut, meliputi kasus kekerasan, pembakaran, perusakan fasilitas, serta dugaan penyebaran informasi hoaks melalui media sosial.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan korban dari masyarakat sipil, hingga saat ini belum ditemukan bukti valid. Hasil penelusuran pada fasilitas layanan kesehatan di wilayah sekitar juga tidak menunjukkan adanya perawatan terhadap korban sipil sebagaimana yang beredar di media sosial.

Baca Juga:  Konvoi Kelulusan di Nabire Berujung Lakalantas, Polisi Amankan Pelajar

Tim patroli siber Polda Papua Tengah juga telah menemukan dua unggahan foto yang dipastikan tidak benar (hoaks), karena tidak sesuai dengan waktu dan lokasi kejadian.

Dalam rangka memulihkan situasi, Polda Papua Tengah telah mengambil langkah cepat, antara lain:

  • Pengamanan markas kepolisian
  • Penambahan personel dari Polda dan Mabes Polri
  • Patroli intensif di wilayah rawan
  • Penerapan sistem rayonisasi antar Polres
  • Pembongkaran pemalangan di jalur Trans Papua

Meski sempat mendapat perlawanan berupa serangan panah, lemparan batu, hingga tembakan senapan angin, aparat keamanan berhasil membuka kembali akses jalan. Per 4 April 2026, distribusi logistik dan BBM ke wilayah Dogiyai dan sekitarnya telah kembali normal.

Seluruh laporan polisi masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka dalam kasus meninggalnya anggota Polri tersebut.

Selain itu, Divisi Propam Polri juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap personel di lapangan guna memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur.

Polda Papua Tengah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang memiliki informasi valid terkait dugaan korban sipil diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

“Kami berkomitmen untuk bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam menjaga situasi Kamtibmas serta memastikan setiap informasi yang beredar dapat diverifikasi kebenarannya,” tegas Wakapolda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prajurit Tiga Matra TNI Adu Ketepatan Menembak di Nabire dalam HUT ke-81 TNI
YYS Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Jaringan Pengadaan Senjata dan Amunisi
Alven Goo Ajak Pemuda Nabire Jaga Persaudaraan dan Kamtibmas
Kanit Binmas Polsek Kamu Jadi Korban Pembacokan di Kampung Mauwa
Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan
Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:10 WIT

Prajurit Tiga Matra TNI Adu Ketepatan Menembak di Nabire dalam HUT ke-81 TNI

Rabu, 30 September 2026 - 18:31 WIT

YYS Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Jaringan Pengadaan Senjata dan Amunisi

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIT

Alven Goo Ajak Pemuda Nabire Jaga Persaudaraan dan Kamtibmas

Rabu, 30 September 2026 - 16:35 WIT

Kanit Binmas Polsek Kamu Jadi Korban Pembacokan di Kampung Mauwa

Selasa, 29 September 2026 - 13:46 WIT

Polres Nabire Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Ungkap Kasus dari Informasi Jaringan

Berita Terbaru