Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat

- Admin

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penonton film dokumenter

Suasana penonton film dokumenter "Pesta Babi" di Asrama Puncak Nabire yang dihadiri sekitar 200 lebih penonton. Rabu (13/5/2026). Dok-Alvi

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com –  Kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang digelar di Asrama Puncak, Jalan Jakarta, Nabire, Papua Tengah, berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 200 peserta. Rabu (13/5/2026).

Nobar ini menjadi ruang refleksi bersama bagi masyarakat, khususnya generasi muda Papua, untuk memahami isu-isu sosial yang diangkat dalam film tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Papua Tengah, Norton Karubuy, menyampaikan pandangannya usai pemutaran film melalui sesi wawancara singkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Norton Karubuy, film Pesta Babi memberikan kesan yang sangat baik dan membuka cakrawala berpikir generasi muda, khususnya di Papua.

Norton Karubuy salah satu Tokoh Masyarakat Papua Tengah saat diwawancarai awak media setelah menonton film dokumenter "Pesta Babi" di Asrama Puncak Nabire. Rabu (13/5/2026). Dok-Alvi
Norton Karubuy salah satu Tokoh Masyarakat Papua Tengah saat diwawancarai awak media setelah menonton film dokumenter “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire. Rabu (13/5/2026). Dok-Alvi

Ia menilai film tersebut mampu menggambarkan perjalanan sistem pemerintahan Indonesia dari masa Orde Lama, Orde Baru, hingga Orde Reformasi, sekaligus mengajak penonton untuk melihat kembali bagaimana kebijakan dan program strategis nasional dijalankan oleh negara.

“Film ini membuka pemahaman kita, terutama generasi muda Papua, tentang bagaimana perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia serta dampaknya terhadap masyarakat adat,” ujarnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Nabire: Jembatan Perintis Garuda Dorong Konektivitas Wilayah

Ia menyoroti bahwa dalam pelaksanaan berbagai program strategis nasional, sering kali hak-hak masyarakat adat belum sepenuhnya menjadi perhatian utama.

Menurutnya, ruang yang lebih besar justru kerap diberikan kepada kelompok tertentu tanpa mempertimbangkan kepentingan masyarakat adat sebagai pemilik dan penjaga wilayah.

“Negara perlu benar-benar membuka ruang bagi masyarakat adat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan mereka. Karena masyarakat adat adalah pihak yang dipercaya untuk menjaga tanah, lingkungan, dan kelestarian alam sekitarnya,” jelas Norton.

Dalam pesannya, Norton juga mengajak generasi muda Papua untuk tetap cerdas dalam menyikapi perkembangan zaman, sekaligus terus mendukung program-program pemerintah dengan sikap kritis dan konstruktif.

“Generasi Papua harus tetap cerdas, memahami situasi, dan terus mendukung program pemerintah dengan tetap memperjuangkan hak-hak masyarakat adat,” tutupnya.

Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang edukasi dan refleksi sosial yang mempertemukan ratusan peserta dalam diskusi pemikiran tentang peran masyarakat adat dalam pembangunan daerah dan bangsa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru