Pemprov Papua Tengah Fasilitasi 250 Pelajar OAP ke Jayapura Ikut Bimbel Sekolah Kedinasan

- Admin

Senin, 18 Mei 2026 - 23:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Papua Tengah melalui BKPSDM memberangkatkan 250 pelajar OAP untuk mengikuti bimbingan belajar sekolah kedinasan di Jayapura. Dok_Alvi. NT

Pemprov Papua Tengah melalui BKPSDM memberangkatkan 250 pelajar OAP untuk mengikuti bimbingan belajar sekolah kedinasan di Jayapura. Dok_Alvi. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memfasilitasi 250 pelajar Orang Asli Papua (OAP) dari delapan kabupaten untuk mengikuti bimbingan belajar (bimbel) persiapan seleksi sekolah kedinasan di Jayapura, Senin (18/5/2026).

Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah daerah dalam memperluas akses pelajar OAP terhadap berbagai sekolah kedinasan di kementerian, tidak hanya terfokus pada IPDN.

Ia menjelaskan bahwa selama ini banyak masyarakat hanya mengenal IPDN sebagai sekolah kedinasan, padahal terdapat banyak institusi kedinasan lain yang juga dapat diakses oleh putra-putri Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang ada banyak sekolah kedinasan di berbagai kementerian yang bisa diikuti. Karena itu kami ingin membuka wawasan anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, BKPSDM telah berkoordinasi dengan sejumlah sekolah kedinasan di empat kementerian, dengan lima hingga enam kampus tujuan, yang terdiri dari jalur pembibitan, afirmasi, dan jalur umum.

Khusus IPDN, tersedia jalur afirmasi dengan kuota di setiap kabupaten di Papua Tengah. Namun karena adanya pembatasan skema pembibitan oleh pemerintah pusat, Pemprov Papua Tengah mengambil langkah strategis dengan menyiapkan peserta melalui bimbel intensif.

“Pemprov Papua Tengah membantu 250 pelajar OAP untuk mengikuti bimbel di Jayapura agar mereka siap menghadapi tes CAT sekolah kedinasan,” jelasnya.

Baca Juga:  Putusan Sudah Inkrah, Eksekusi Sengketa Tanah Nabarua Bawah Belum Dilaksanakan

Ia menegaskan bahwa kelulusan peserta tetap bergantung pada kemampuan masing-masing serta kuota yang tersedia di setiap sekolah kedinasan.

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kesiapan fisik selama mengikuti bimbingan belajar yang berlangsung selama satu bulan di Jayapura.

Program tersebut juga mencakup fasilitas penuh dari pemerintah, mulai dari biaya bimbel, tiket perjalanan pulang-pergi, hingga kebutuhan dasar peserta selama pelatihan.

Denci Meri Nawipa menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah memperluas wawasan pelajar OAP terhadap pilihan sekolah kedinasan di berbagai kementerian.

“Kami ingin anak-anak Papua Tengah tidak hanya terpaku pada satu pilihan, tetapi memiliki peluang yang lebih luas,” katanya.

Adapun enam sekolah kedinasan yang menjadi fokus pembinaan yakni STAN, STIS, Politeknik Imigrasi, Poltekip, STMKG, dan STIN.

Selain itu, Pemprov Papua Tengah juga berkomitmen memberikan dukungan lanjutan bagi peserta yang lulus, termasuk fasilitas tempat tinggal selama masa pendidikan jika sekolah tujuan tidak menyediakan asrama.

Melalui program ini, pemerintah berharap lahir generasi muda Papua Tengah yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru