Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Suasana penuh keceriaan dan semangat kebangsaan mewarnai kegiatan Stand Up Comedy Kebangsaan yang digelar Barisan Merah Putih (BMP) RI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Nabire bersama Komunitas Stand Up Indo Nabire di Aula RRI Nabire, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan hiburan edukatif yang mengajak masyarakat mempererat persatuan sekaligus menjaga Papua Tengah tetap aman dan damai.
Mengusung tema “Mari Tong Ketawa dan Bahagia untuk Papua Tengah Damai dan Indonesia Maju”, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lelucon Sedunia sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara juga semakin semarak dengan penampilan tarian dari Sanggar Avatar yang turut memeriahkan jalannya kegiatan dan menambah nuansa kebersamaan di tengah para peserta dan undangan.
Ketua DPC BMP RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan yang sarat pesan kebangsaan, toleransi, dan semangat persaudaraan di tengah keberagaman.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan tawa sebagai perekat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat persatuan demi mewujudkan Papua Tengah yang damai dan Indonesia yang maju,” ujar Permenas Maniani.
Menurutnya, stand up comedy bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, toleransi, serta pentingnya hidup berdampingan secara damai di tengah masyarakat yang majemuk.
Pada kesempatan tersebut, Permenas juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. Ia mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung terciptanya situasi yang kondusif di Papua Tengah.
Ia berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar pembangunan di Papua Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.
Selain itu, Permenas mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, maupun tindakan yang berpotensi mengganggu persatuan dan keamanan daerah.
“Kedamaian merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, mari menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta terus memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pers, serta Komunitas Stand Up Indo Nabire.
Acara ditutup dengan penampilan para komika lokal yang membawakan materi bertema kebangsaan, toleransi, dan kehidupan sosial masyarakat.
Melalui humor yang cerdas dan menghibur, para komika mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat optimisme dalam membangun Papua Tengah yang damai, aman, dan harmonis.
Semangat kebersamaan yang tercipta sepanjang kegiatan membuktikan bahwa tawa tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga mampu menjadi jembatan persaudaraan.
Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Papua Tengah diharapkan terus menjadi daerah yang aman, rukun, dan maju dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)
Penulis : Alvira












