Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Nabire, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Papua Tengah.
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang tiba di Bandar Udara Douw Aturure Nabire bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Danrem 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., menyambut langsung kedatangan rombongan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan sarat nilai budaya Papua. Tuan rumah mengalungkan noken kepada Pangdam, menampilkan tarian adat, serta menabuh tifa sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan yang berkunjung ke Papua Tengah.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pembinaan satuan teritorial sekaligus evaluasi kondisi keamanan di wilayah Papua Tengah. Selain memberikan arahan kepada prajurit, Pangdam dijadwalkan meninjau kesiapan satuan di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Tengah untuk memastikan kesiapan operasional dalam mendukung tugas pengamanan dan pembinaan teritorial.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, tanpa mengabaikan upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga kedaulatan NKRI. TNI juga siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tegas Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.
Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga pembangunan di Papua Tengah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rangkaian penyambutan ditutup dengan sesi foto bersama. Momen tersebut mencerminkan soliditas dan komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, serta masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan demi mendukung kemajuan Papua Tengah. (*)












