Rumah Milik Warga di Teluk Kimi Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp170 Juta

- Admin

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit rumah milik Rini Iriana Laloan (32) di Jalan Poros Samabusa, Kelurahan Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ludes dilalap api sekitar pukul 13.35 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp170 juta. Kamis (9/7/2026). Dok_Alvi NT

Satu unit rumah milik Rini Iriana Laloan (32) di Jalan Poros Samabusa, Kelurahan Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, ludes dilalap api sekitar pukul 13.35 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp170 juta. Kamis (9/7/2026). Dok_Alvi NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Rini Iriana Laloan (32) di Jalan Poros Samabusa, Kelurahan Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 13.35 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp170 juta.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban yang sedang bermain di sekitar rumah. Anak tersebut melihat kepulan asap dari arah bangunan, kemudian segera memberitahukan kepada ibunya yang saat itu berada di rumah ayahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah menerima informasi tersebut, Rini langsung menuju rumahnya. Namun, setibanya di lokasi, api sudah membesar dan membakar sebagian besar bangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api, tetapi kobaran api dengan cepat meluas karena sebagian besar material rumah terbuat dari kayu.

Salah seorang saksi, Aprilia Toda (19), mengaku melihat api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur. Saat kejadian berlangsung, rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada penghuni yang berada di dalam bangunan.

“Saya melihat api sudah menyala dari arah belakang rumah, tepatnya di bagian dapur. Saat itu tidak ada orang di dalam rumah,” ujar Aprilia.

Baca Juga:  Aspirasi Mahasiswa Menggema di USWIM Nabire, Soroti Fasilitas hingga Biaya SPP

Sekitar pukul 14.00 WIT, tim Pemadam Kebakaran Provinsi Papua Tengah tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam. Petugas segera melakukan pemadaman dan berhasil mengendalikan sisa kobaran api.

Lima menit kemudian, personel Polres Nabire yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) juga tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sekaligus memulai penyelidikan. Setelah memastikan api benar-benar padam, tim pemadam mengakhiri proses penanganan sekitar pukul 14.30 WIT.

Hingga kini, penyidik masih menyelidiki penyebab kebakaran. Polisi belum dapat memastikan sumber api karena rumah dalam kondisi kosong saat kejadian dan belum ada saksi yang melihat secara langsung awal mula kebakaran.

Seorang petugas di lokasi menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran menghanguskan seluruh bangunan rumah sehingga kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp170 juta.

Polres Nabire mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman
Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026
Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO
Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal
Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang
DPC APRI Nabire Perkuat Kelembagaan dan Konsep Pertambangan Bertanggung Jawab
IPMADO Nabire Soroti Kasus Dogiyai Berdarah, Minta Pengungkapan Menyeluruh
Retribusi Sampah CFD Nabire Dipersoalkan, UMKM Minta Bayar Saat Jualan
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIT

Sabu 3,29 Gram Dimusnahkan, Polres Nabire Ungkap Modus Pengiriman

Senin, 28 September 2026 - 22:03 WIT

Bupati Paniai Dukung Batik Paniai Tampil di Side Event Milan Fashion Week 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WIT

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 September 2026 - 17:46 WIT

Situasi Kamtibmas Deiyai Kembali Kondusif, Aktivitas Warga Normal

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIT

Kapolres Deiyai Ungkap Hasil Penyelidikan, MM Masuk Daftar Pencarian Orang

Berita Terbaru

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung, S.Sos., menyampaikan dukungan Polda Papua Tengah terhadap penanganan perkara di Polres Deiyai. Dok_Arief NT

Berita

Polda Papua Tengah Dukung Polres Deiyai Kejar DPO

Senin, 28 Sep 2026 - 17:59 WIT