Marsius Ginting: Keluarga Korban Menginginkan Keadilan dan Transparansi

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum keluarga korban, Marsius Ginting, S.H., memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti pertemuan dengan penyidik Polres Nabire terkait perkembangan penanganan kasus pembunuhan, Senin (3/8/2026). Dok_Arief NT

Kuasa hukum keluarga korban, Marsius Ginting, S.H., memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti pertemuan dengan penyidik Polres Nabire terkait perkembangan penanganan kasus pembunuhan, Senin (3/8/2026). Dok_Arief NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kuasa hukum keluarga korban, Marsius Ginting, S.H., meminta aparat kepolisian menangani kasus pembunuhan yang menewaskan C.K.C. (14), seorang pelajar SMP asal Kelurahan Nabarua, Kabupaten Nabire, secara transparan serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Pernyataan tersebut disampaikan Marsius Ginting kepada awak media usai mengikuti pertemuan bersama pihak kepolisian di Polres Nabire, Senin (3/8/2026).

Marsius menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menerima penjelasan terkait perkembangan penyidikan. Menurutnya, penyidik telah menetapkan seorang anak yang berhadapan dengan hukum sebagai tersangka, sehingga proses hukum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap perkara ini dapat segera diproses hingga menghasilkan keadilan yang seadil-adilnya bagi keluarga korban, khususnya ibu korban,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga korban selama proses hukum berlangsung. Selain itu, ia memastikan bahwa setiap perkembangan penyidikan akan disampaikan kepada keluarga disertai dengan masukan hukum yang diperlukan.

Menurut Marsius, seluruh proses penanganan perkara harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk menghormati proses penyidikan yang sedang berjalan di kepolisian.

Baca Juga:  Elias Igapa Resmi Pimpin Golkar Intan Jaya Periode 2026-2031

Marsius juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini keluarga korban belum menerima komunikasi maupun itikad baik dari pihak keluarga terduga pelaku.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keluarga korban tetap menyerahkan sepenuhnya penyelesaian perkara kepada mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami tidak berbicara mengenai mediasi. Yang kami harapkan adalah proses hukum berjalan secara transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Terkait beredarnya foto dan informasi mengenai korban di media sosial, Marsius menyampaikan bahwa pihak keluarga belum mempertimbangkan langkah hukum.

Namun, apabila di kemudian hari penyebaran konten tersebut menimbulkan kerugian atau memperdalam penderitaan keluarga, pihaknya akan mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh.

Di akhir keterangannya, Marsius menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan moral dan empati kepada keluarga korban.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses hukum agar berjalan secara adil, objektif, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Yang paling dibutuhkan keluarga saat ini adalah keadilan. Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan masyarakat yang terus mengawal proses hukum ini,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kericuhan Warnai Penyaluran Dana Desa di Puncak, Polisi Perkuat Pengamanan
TPNPB Klaim Aparat Masuk Gereja Saat Ibadah di Wuloni, Minta Hormati Kebebasan Beragama
IPSPJ Gelar Rapat Persiapan Penggalangan Dana Natal dan Program ADEM
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:27 WIT

KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:26 WIT

Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru