Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu resmi menutup Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa e-sport bukan lagi sekadar hiburan, melainkan sarana membangun karakter, menyalurkan bakat, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, dan tindak kriminal.
Penutupan turnamen berlangsung meriah sekaligus menjadi puncak kompetisi yang mempertemukan para atlet e-sport terbaik di Kabupaten Nabire.
Selama pertandingan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan panitia, wasit, komunitas e-sport, sponsor, serta pengurus E-Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Nabire.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan kepedulian bersama dalam menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang melalui kompetisi yang sehat dan sportif.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang mencari juara, tetapi wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat, melatih kerja sama tim, serta membangun karakter generasi muda yang kreatif dan bertanggung jawab agar terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba dan judi online,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.
Ia menilai perkembangan e-sport telah membuka peluang besar bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan, disiplin, dan sportivitas. Karena itu, Polri terus mendukung kegiatan positif yang mampu mengarahkan potensi generasi muda ke jalur prestasi.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif Polres Nabire dalam mengajak anak muda mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.
Kapolres berharap semakin banyak komunitas dan organisasi yang terlibat dalam pembinaan atlet e-sport sehingga lahir talenta-talenta baru dari Kabupaten Nabire.
Menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, AKBP Samuel D. Tatiratu juga mengajak masyarakat terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Sementara itu, penutupan turnamen menjadi awal perjuangan bagi tim yang berhasil meraih gelar juara. Kapolres meminta para pemenang tidak cepat berpuas diri dan segera mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Juara umum Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup dijadwalkan mewakili Polres Nabire pada tingkat regional untuk menghadapi juara Kapolres Cup Mimika.
Selanjutnya, pemenang tingkat regional akan mengikuti seleksi di tingkat Polda Papua Tengah sebelum berlaga pada babak penyisihan grup Mobile Legends tingkat nasional di Mabes Polri, Jakarta, dengan total hadiah mencapai Rp600 juta.
Kapolres berharap keberhasilan turnamen tersebut menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi dari Nabire yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus berkarya, menjunjung sportivitas, dan menghindari berbagai pengaruh negatif. (*)












