Nabire, Papua Tengah | Nabireterkini.com – Pemerintah Kabupaten Nabire mengapresiasi penyelenggaraan Stand Up Comedy Kebangsaan yang digelar Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) di Aula RRI Nabire, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan yang edukatif dan menghibur.
Apresiasi tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos., usai membuka kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Lelucon Sedunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
La Halim mengatakan Stand Up Comedy Kebangsaan tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar berani berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara santun, serta tampil percaya diri di hadapan publik.
«”Kegiatan ini sangat positif. Bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana mencari bakat, melatih ketajaman berpikir, kreativitas, serta keberanian generasi muda dalam menyampaikan gagasan di depan publik,” ujar La Halim.»
Menurutnya, inisiatif BMP RI menunjukkan kepedulian organisasi kemasyarakatan terhadap pembinaan anak muda melalui kegiatan yang membangun karakter, memperkuat wawasan kebangsaan, dan mendorong lahirnya talenta-talenta kreatif di Kabupaten Nabire.
Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas. Bahkan, ia mengusulkan agar penyelenggara menggelar kegiatan di ruang terbuka pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia maupun agenda nasional lainnya sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati sekaligus mengambil manfaat dari kegiatan tersebut.
“Kalau memungkinkan, ke depan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di ruang terbuka atau lapangan agar dapat disaksikan lebih banyak masyarakat dan menjadi ajang kreativitas yang lebih meriah,” katanya.
Selain itu, La Halim mengajak organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, serta instansi pemerintah untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan positif sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda.
Ia menilai Stand Up Comedy Kebangsaan mampu melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk karakter anak muda agar siap berkiprah di berbagai bidang kehidupan.
“Kegiatan seperti ini dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kreatif, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjadi bekal bagi mereka untuk berkiprah di berbagai bidang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, La Halim berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, sekolah, komunitas, dan dinas terkait terus diperkuat agar semakin banyak ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, inovatif, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan daerahnya.
Melalui kegiatan seperti Stand Up Comedy Kebangsaan, generasi muda tidak hanya belajar menghibur, tetapi juga belajar menyampaikan pesan-pesan positif, menghargai perbedaan, serta memperkuat semangat persatuan.
Dengan dukungan semua pihak, kreativitas anak muda diharapkan terus tumbuh menjadi kekuatan yang membawa Nabire dan Papua Tengah menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan harmonis. (*)












