Bupati Intan Jaya Minta Penyelidikan Profesional atas Meninggalnya Okto Tigau

- Admin

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Okto Tigau serta meminta penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum demi menjamin keadilan bagi seluruh pihak. Dok_Ist. NT

Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Okto Tigau serta meminta penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum demi menjamin keadilan bagi seluruh pihak. Dok_Ist. NT

Sugapa, Nabireterkini.com – Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa, sekaligus meminta seluruh pihak mengedepankan proses penyelidikan yang profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya Okto Tigau dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (1/7/2026), setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026).

Bupati mengatakan peristiwa itu menjadi duka mendalam bagi Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan seluruh masyarakat. Ia menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan serta berharap mereka diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujar Aner Maisini.

Setelah menerima informasi mengenai penemuan korban, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama DPR Kabupaten Intan Jaya, Tim Penanganan Konflik, serta masyarakat segera melakukan evakuasi jenazah.

Selanjutnya, keluarga memakamkan almarhum pada hari yang sama sesuai adat istiadat dan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, korban sebelumnya dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa.

Menyikapi peristiwa tersebut, Bupati meminta aparat berwenang mengusut kasus itu secara menyeluruh, objektif, dan profesional. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak memperoleh perlindungan hukum dan proses hukum yang adil.

Baca Juga:  Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi "Tragedi Dogiyai Berdarah" dari IPMADO Nabire 

“Apabila seseorang diduga melakukan pelanggaran hukum, maka penanganannya harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Setiap warga negara berhak mendapatkan proses hukum yang adil sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Selain meminta penyelidikan yang transparan, Bupati juga meminta Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, dan Panglima TNI mengevaluasi pelaksanaan tugas satuan nonorganik yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya.

Menurutnya, evaluasi tersebut penting agar setiap pelaksanaan tugas keamanan tetap mengedepankan perlindungan masyarakat sipil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta kepatuhan terhadap prosedur hukum.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya mengajak masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum menjalankan proses penyelidikan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan penanganan kasus tersebut demi menghadirkan rasa keadilan, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum yang profesional, transparan, dan menghormati hak asasi manusia merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mewujudkan keamanan yang berkeadilan di Kabupaten Intan Jaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Nabire Pastikan Motor Curian Kembali kepada Pemilik yang Berhak
Masyarakat Nifasi Tegaskan Pemalangan Musairo Demi Pertahankan Hak Ulayat
Ratusan ASN Papua Tengah Ikuti Sosialisasi Program Pensiun dan Taspen
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Beroperasi, Perkuat Pelayanan Publik
Putusan Sudah Inkrah, Eksekusi Sengketa Tanah Nabarua Bawah Belum Dilaksanakan
Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Otsus dan ToT MRP, OAP Jadi Prioritas Utama
Satgas Damai Cartenz Limpahkan Dua Tersangka ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya
YBM PLN UIW P2B Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia Dhuafa di Kampung Biha
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:44 WIT

Satlantas Nabire Pastikan Motor Curian Kembali kepada Pemilik yang Berhak

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:06 WIT

Masyarakat Nifasi Tegaskan Pemalangan Musairo Demi Pertahankan Hak Ulayat

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:59 WIT

Ratusan ASN Papua Tengah Ikuti Sosialisasi Program Pensiun dan Taspen

Senin, 6 Juli 2026 - 21:20 WIT

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Beroperasi, Perkuat Pelayanan Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 18:48 WIT

Putusan Sudah Inkrah, Eksekusi Sengketa Tanah Nabarua Bawah Belum Dilaksanakan

Berita Terbaru