Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, S.I.K, bersama Komandan Kodim (Dandim) 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto, Kasat Pol PP Provinsi Papua Tengah Otis Money, S.Sos., M.Si, langsung mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi masyarakat.
Sekitar 200 hingga 300 orang mengikuti kegiatan tersebut. Massa menyampaikan aspirasi dengan tertib, sementara aparat mengawal seluruh rangkaian kegiatan secara humanis dan profesional, (7/4/2026).
Kapolres Nabire menegaskan bahwa tidak ada pendekatan khusus yang bersifat represif. Sebaliknya, komunikasi yang intensif menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan nyaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dari situ, rasa aman dan nyaman bisa tercipta,” ujar Kapolres saat di wawancarai awak Media di DPRPT.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa aparat telah melakukan persiapan matang sebelum pelaksanaan aksi. Koordinasi dilakukan bersama TNI, Brimob, Satpol PP, hingga tokoh adat, termasuk kepala suku.
“Kami sudah melaksanakan rapat sejak jauh hari, melibatkan semua unsur, termasuk tokoh masyarakat. Perencanaan yang baik menghasilkan pelaksanaan yang baik,” jelasnya.
Selain itu, aparat juga mengedepankan pendekatan dialogis di lapangan. Ketika terjadi dinamika, petugas segera mengajak perwakilan massa untuk berdiskusi guna mencari solusi terbaik.
“Kami tidak menggunakan cara-cara keras. Kami panggil perwakilan mereka, lalu berdialog. Kami dengar mereka, dan mereka juga mendengar kami,” tambahnya. (*)












