Satgas Cartenz Perkuat Harmoni Lewat Kegiatan Adat

- Admin

Rabu, 8 April 2026 - 22:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan jaya, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Kali ini, kehadiran tersebut terlihat dalam tradisi bakar batu yang berlangsung di Gereja Antiokhia, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (6/4/2026).

Sejak pagi, personel melaksanakan apel persiapan sebelum bergerak menuju lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di Gereja Antiokhia, mereka langsung menyesuaikan diri dengan suasana, menyapa warga, serta memastikan seluruh rangkaian prosesi adat berjalan aman dan lancar.

Di tengah tugas pengamanan, personel tidak hanya bersiaga, tetapi juga berbaur dengan masyarakat. Mereka tampak berbincang santai, tersenyum, dan ikut merasakan kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan adat tersebut.

Tradisi bakar batu sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Papua berlangsung dengan tertib hingga sore hari. Warga mengikuti prosesi dengan penuh kekhidmatan, sementara personel tetap siaga menjaga situasi tetap kondusif.

Pendekatan ini menghadirkan rasa aman yang lebih nyata. Masyarakat tidak hanya melihat aparat sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga:  Aksi Mahasiswa Puncak di Nabire Terkendali, Kapolres Apresiasi

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan telah dirancang sejak awal dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Pengamanan kami siapkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman. Namun, kami juga mendorong personel untuk hadir secara humanis dan membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut bahwa kegiatan adat seperti ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan sosial.

“Kehadiran personel bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk merasakan kebersamaan. Tradisi bakar batu merupakan bagian dari budaya yang perlu dijaga bersama,” ungkapnya.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan adat, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya dalam menjaga kamtibmas di wilayah Papua. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Anev Semester I, Polda Papua Tengah Catat 1.755 Gangguan Kamtibmas
Kepala Suku Simapitowa Ungkap Dugaan Tawaran Rp250 Juta Terkait Aktivitas di KM 102
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:53 WIT

Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIT

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar

Berita Terbaru