Sinak, Papua || Nabireterkini.com– Di tengah bentang alam yang keras dan sunyi, langkah-langkah pasti aparat keamanan terus menembus medan. Bukan sekadar patroli, kehadiran mereka menjadi simbol harapan—bahwa negara selalu ada untuk menjaga rasa aman masyarakat.
Pada Kamis (09/04/2026) sore, personel Satgas Tindak dan Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli taktis di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Mereka bergerak dari Pos Tagalame TNI/Rajawali 2 142 untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.
Selanjutnya, personel menyusuri jalur ekstrem yang didominasi sungai berbatu dan lereng curam. Mereka saling membantu saat menyeberangi arus deras dan menjaga formasi saat melintasi jalur terjal. Kekompakan tim terlihat jelas, sekaligus menunjukkan kesiapan mereka menghadapi risiko di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, aparat juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat. Mereka menyapa warga, berdialog, serta menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung. Pendekatan ini memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.
Sementara itu, warga menyambut kehadiran patroli dengan antusias. Mereka merasakan manfaat langsung dari kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang hangat dan terbuka.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa patroli ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami melaksanakan patroli ini untuk memastikan masyarakat merasa aman dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menekankan pentingnya sinergi dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kami terus memperkuat koordinasi agar setiap langkah berjalan terukur dan memberikan dampak nyata bagi keamanan wilayah,” katanya.
Pada akhirnya, patroli ini tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan. Di tengah keterbatasan dan tantangan geografis, kehadiran aparat menjadi bukti bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan. (*)












