SMAN 2 Dogiyai Tegaskan Nopison Tebai Bukan Anggota KKB

- Admin

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Insiden penembakan di Dogiyai menjadi perhatian setelah korban diketahui seorang pelajar. Dok_Istimewa.NT

Ilustrasi Insiden penembakan di Dogiyai menjadi perhatian setelah korban diketahui seorang pelajar. Dok_Istimewa.NT

Dogiyai, Papua Tengah || Nabiretekin.com — Pihak SMAN 2 Dogiyai membantah dugaan yang menyebut Nopison Tebai (21), korban tewas dalam insiden penembakan di Dogiyai, terlibat dalam kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Operator sekolah, Benny Goo, menegaskan bahwa Nopison merupakan siswa aktif kelas XI IPS 2 dan masih tercatat resmi dalam data sekolah.

“Korban bukan anggota kelompok tertentu. Dia anak murid kami dan masih aktif sekolah,” ujarnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Benny menjelaskan bahwa korban berada di lokasi kejadian untuk mengikuti kegiatan pertandingan olahraga masyarakat yang digelar sebagai penggalangan dana.

Namun, saat insiden terjadi, korban bersama sejumlah rekannya hanya duduk beristirahat di bawah tenda di sekitar lapangan.

Baca Juga:  Warga Bumiwonorejo Nabire Rayakan Lebaran Ketupat 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Rasa Syukur

“Mereka tidak sedang bermain. Mereka hanya duduk santai di bawah tenda sebelum aparat datang,” katanya.

Menurut Benny, situasi langsung berubah tegang ketika aparat kepolisian datang ke lokasi. Setelah itu, suara tembakan membuat masyarakat dan para pemuda yang berada di sekitar lapangan berlarian diri.

Dalam kondisi tersebut, Nopison Tebai diduga terkena tembakan.

Benny juga menyebut ada beberapa pelajar lain yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Karena itu, pihak sekolah berharap informasi mengenai korban tidak disimpulkan secara sepihak.

Di balik peristiwa ini, masyarakat berharap ruang aman bagi generasi muda Papua tetap terjaga agar anak-anak dapat tumbuh, belajar, dan mengejar masa depan tanpa rasa takut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP
Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional
Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua
Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak
Peredaran Ganja di Nabire Terbongkar, Dua Pelaku Diamankan
OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai
Nancy Raweyai: Papua Bukan Tanah Kosong, Hak Adat Harus Dihormati
Nobar “Pesta Babi” di Asrama Puncak Nabire, Norton Karubuy: Film Ini Buka Kesadaran Generasi Papua tentang Hak Masyarakat Adat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:55 WIT

BEM Fisip Uncen Klaim Kebijakan Dekan FK Uncen : Diskriminatif dan Cederai Hak Pendidikan OAP

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:49 WIT

Rektor USWIM Dorong Pelestarian Bahasa Papua Lewat Seminar Internasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:08 WIT

Nobar ” Pesta Babi” Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:48 WIT

Satgas Damai Cartenz Tanamkan Semangat Belajar kepada Pelajar di Sinak

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:56 WIT

OD Alias IK Ditangkap Terkait Kasus Kerusuhan di Dogiyai

Berita Terbaru