Mobil Bermuatan Jeriken Meledak Saat Isi BBM di SPBU Oyehe Nabire, Pemilik Melarikan Diri

- Admin

Senin, 8 Juni 2026 - 17:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan penanganan terhadap mobil Toyota Avanza nomor polisi PA 1884 KE yang mengalami ledakan saat pengisian bahan bakar di SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Senin (8/6/2026). Dari dalam kendaraan, petugas menemukan 17 jeriken serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM. Dok_Ist. NT

Petugas melakukan penanganan terhadap mobil Toyota Avanza nomor polisi PA 1884 KE yang mengalami ledakan saat pengisian bahan bakar di SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Senin (8/6/2026). Dari dalam kendaraan, petugas menemukan 17 jeriken serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM. Dok_Ist. NT

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna silver dengan nomor polisi PA 1884 KE meledak saat melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Oyehe, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIT.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna SPBU. Beruntung, petugas bersama masyarakat bergerak cepat mengendalikan situasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi saat kendaraan sedang menjalani proses pengisian bahan bakar di salah satu jalur pengisian SPBU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operator SPBU, Indra Hermawan Harjuna (33), mengatakan dirinya tengah melayani pengisian BBM pada kendaraan tersebut ketika tiba-tiba terdengar ledakan dari bagian depan mobil.

“Sekitar lima menit setelah pengisian berlangsung, kendaraan itu tiba-tiba meledak dari bagian depan. Saya langsung berlari menjauh untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.

Suara ledakan juga didengar petugas keamanan SPBU, Lodiwik Unmali (43), yang saat itu sedang berjaga di jalur pengisian lain.

Mendengar ledakan keras tersebut, ia segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan berlari menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Bersama sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, petugas kemudian mendorong kendaraan keluar dari area pengisian guna mencegah risiko yang lebih besar terhadap fasilitas SPBU maupun kendaraan lainnya.

Baca Juga:  Program MBG Disambut Antusias Siswa SD Jayanti, Dukung Kesehatan dan Konsentrasi Belajar

Berkat respons cepat petugas dan masyarakat, situasi berhasil dikendalikan dan tidak terjadi kebakaran yang meluas.

Meski tidak menimbulkan korban, ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada kendaraan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp80 juta.

Dalam pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penimbunan atau pemindahan bahan bakar.

Di dalam kendaraan, petugas menemukan 17 buah jeriken, delapan di antaranya diketahui telah terisi bahan bakar jenis Pertalite.

Selain itu, petugas juga menemukan alat dan sambungan pipa yang terhubung ke corong pengisian bahan bakar yang diduga digunakan untuk memindahkan BBM ke dalam jeriken.

Temuan tersebut menjadi perhatian aparat karena mengindikasikan adanya dugaan penyalahgunaan proses pengisian bahan bakar di SPBU.

Saat petugas melakukan penanganan di lokasi, pemilik kendaraan diketahui telah meninggalkan tempat kejadian dan belum diketahui keberadaannya.

Hingga kini, aparat masih melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi sekaligus menemukan pemilik kendaraan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga mengamankan kendaraan beserta seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan.

Aparat mengimbau masyarakat agar mematuhi ketentuan pengisian bahan bakar di SPBU dan tidak melakukan praktik yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Penyelidikan terkait penyebab pasti ledakan serta dugaan pelanggaran yang ditemukan masih terus berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anton Wambrau: Bupati Cup III Perkuat Persatuan dan Sportivitas
KONI Nabire Minta Peserta Patuhi Aturan dan Pakta Integritas
Bupati Nabire Resmi Buka Bupati Cup III 2026, Wadah Cetak Bibit Atlet Papua Tengah
Mediasi Polres Nabire Akhiri Pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai, Kedua Pihak Sepakat Damai
Koordinator Fans Piala Dunia 2026 di Nabire Matangkan Persiapan Konvoi
Patrich Wanggai Yakin Prancis Juara Piala Dunia 2026, Cinta Les Bleus Sejak 1998
Danrem 173/PVB Tekankan 9 Arahan Strategis Saat Kunjungi Kodim 1705/Nabire
Ditresnarkoba Polda Papua Tengah Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal di Dogiyai
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:25 WIT

Anton Wambrau: Bupati Cup III Perkuat Persatuan dan Sportivitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:16 WIT

KONI Nabire Minta Peserta Patuhi Aturan dan Pakta Integritas

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:58 WIT

Bupati Nabire Resmi Buka Bupati Cup III 2026, Wadah Cetak Bibit Atlet Papua Tengah

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:59 WIT

Mediasi Polres Nabire Akhiri Pemalangan Jalan Trans Nabire–Paniai, Kedua Pihak Sepakat Damai

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:36 WIT

Koordinator Fans Piala Dunia 2026 di Nabire Matangkan Persiapan Konvoi

Berita Terbaru