Khutbah Idul Fitri di Nabire: Ustadz Muhammad Darwis Ajak Umat Dewasa Sikapi Perbedaan dan Raih Kemenangan Hakiki

- Admin

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Takbir menggema penuh khidmat di Masjid At-Taqwa, Jalan Trikora Kotalama, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire, saat Puluhan jamaah memadati pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Di tengah suasana haru dan bahagia, Ustadz H. Muhammad Darwis mengajak umat Islam memaknai hari kemenangan dengan hati yang jernih dan sikap yang dewasa.

Dalam khutbahnya, Ustadz Darwis menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi setelah sebulan penuh umat Islam menjalani ibadah puasa Ramadhan, (21/3/2026).

“Kita patut bersyukur, karena Allah telah menghantarkan kita keluar dari bulan Ramadhan dan memberi kesempatan meraih kemenangan bagi mereka yang mampu mengendalikan hawa nafsu,” ujarnya di hadapan jamaah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menyoroti perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk perbedaan antara sebagian umat yang telah lebih dulu merayakannya. Ia mengajak jamaah untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak.

“Kita harus dewasa dalam menghadapi perbedaan. Islam tidak menolak perbedaan, justru mengajarkan kita untuk menyatukannya menjadi kekuatan,” tegasnya.

Baca Juga:  Warga Puas, Pelayanan SIM di Paniai Semakin Profesional

Untuk memperkuat pesan tersebut, Ustadz Darwis mengutip ajaran Rasulullah SAW yang menggambarkan umat mukmin seperti bangunan kokoh. Setiap bagian memiliki peran berbeda, tetapi semuanya saling menguatkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah pada firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 13, yang menegaskan bahwa manusia diciptakan berbeda untuk saling mengenal, bukan saling mempersoalkan perbedaan.

“Yang paling mulia di sisi Allah bukan karena perbedaan itu, tetapi karena ketakwaannya,” jelasnya.

Di akhir khutbah, ia mengajak seluruh jamaah untuk tidak larut dalam euforia semata. Ia mendorong umat Islam untuk mengevaluasi diri, memastikan bahwa ibadah Ramadhan benar-benar membawa perubahan.

“Jangan sampai kita hanya bergembira, tetapi lupa bertanya: apakah kita termasuk orang yang benar-benar menang?” ungkapnya.

Suasana haru pun terasa saat khutbah ditutup dengan doa dan takbir, menguatkan semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat Nabire.

Idul Fitri tahun ini bukan hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga pengingat bahwa persatuan dalam perbedaan adalah kekuatan utama umat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru