Demi Keamanan Bersama, Kapolres Nabire Imbau Massa Tidak Terprovokasi

- Admin

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Nabire diajak menjaga persaudaraan dan ketertiban di tengah agenda aksi demonstrasi. Dok_NT

Masyarakat Nabire diajak menjaga persaudaraan dan ketertiban di tengah agenda aksi demonstrasi. Dok_NT

Nabire, Papua Tengah|| Nabireterkini.com — Polres Nabire menyiagakan 700 personel untuk mengamankan dua aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Nabire, Senin (11/5/2026).

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengatakan pengamanan dilakukan menyusul adanya dua surat pemberitahuan aksi dari kelompok mahasiswa IPMADO dan Forum Peduli Masyarakat Nabire Papua Tengah.

“Kami menyiagakan 700 personel yang akan terlibat langsung dalam pengamanan di lima titik,” ujar Samuel saat diwawancarai awak media di Mapolres Nabire, (10/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lima titik pengamanan tersebut meliputi Asrama Dogiyai, Siriwini, SP, Uswim, Uwadio, dan Karang.

Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur TNI serta dukungan dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.

Samuel menjelaskan, aksi dari kelompok IPMADO berkaitan dengan perkembangan situasi yang mereka sebut sebagai “Dogiyai Berdarah”.

Sementara itu, Forum Peduli Masyarakat Nabire Papua Tengah menyampaikan aspirasi terkait penolakan aksi demonstrasi yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Baca Juga:  Kapolres Nabire Dorong Kolaborasi Lawan Curas dan Begal Nabire, Papua Tengah

Kapolres menegaskan pihaknya bersikap netral dalam pengamanan dua agenda tersebut. Karena itu, polisi tidak akan memberikan perlakuan berbeda kepada masing-masing kelompok massa.

“Kami netral. Kalau satu tidak melaksanakan long march, maka dua-duanya tidak melaksanakan long march,” tegasnya.

Selain itu, Samuel meminta seluruh koordinator lapangan dan simpatisan aksi untuk tetap berkoordinasi dengan aparat keamanan agar tidak terjadi benturan massa di lapangan.

“Kalau tidak mendengarkan arahan dari kami, memungkinkan akan terjadi chaos,” katanya.

Ia juga mengimbau para peserta aksi agar langsung menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPR Papua Tengah tanpa melakukan penyebaran massa di banyak titik.

Menurut Samuel, langkah tersebut penting untuk menjaga ketertiban umum dan menghindari gangguan terhadap aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas pada hari kerja.

“Kita semua harus saling menjaga supaya penyampaian aspirasi tepat sasaran tanpa mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.
Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru