MIMIKA || Nabireterkini.com — Pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter.
Karena itu, perhatian terhadap lingkungan belajar anak perlu terus diperkuat melalui dukungan moral, peningkatan fasilitas, serta kualitas tenaga pendidik.
Komitmen itu terlihat saat Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah, Ny. Dhamayanti Rontini, bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 17 Mimika di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika, Selasa (19/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Dhamayanti Rontini berinteraksi langsung dengan para siswa.
Ia mengajak anak-anak berbincang, bercanda, sekaligus memberikan tali asih kepada siswa maupun pihak sekolah.
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat ketika para siswa menyambut kedatangan rombongan dengan antusias.
Ny. Dhamayanti Rontini mengatakan kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian Bhayangkari terhadap perkembangan pendidikan, khususnya pendidikan usia dini di Papua Tengah.
Selain itu, ia berharap TK Kemala Bhayangkari 17 Mimika terus meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas bagi anak-anak.
“Kehadiran kita hari ini untuk memberikan dukungan moril. Kita berharap ke depan pengelolaan sekolah terus diperbaiki, baik dari sisi fasilitas, kedisiplinan maupun kualitas tenaga pengajar, sehingga sekolah dapat berkembang dan semakin diminati masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan TK Kemala Bhayangkari 17 Mimika berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari sehingga membutuhkan perhatian dan pembenahan berkelanjutan.
Menurutnya, sekolah tersebut perlu meningkatkan fasilitas maupun sistem pendidikan agar mampu berkembang dan bersaing dengan sekolah lain di Kabupaten Mimika.
“Sekolah ini berada di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari sehingga ke depan perlu ada pembenahan, baik dari sisi fasilitas maupun sistem pendidikannya,” kata Kapolda.
Selain itu, Kapolda mengungkapkan jumlah siswa di TK Kemala Bhayangkari 17 Mimika masih belum stabil setiap tahun. Karena itu, pihaknya berharap semua pihak ikut mendukung pengembangan sekolah agar semakin dipercaya masyarakat.
Ia juga menjelaskan kondisi tenaga pengajar di sekolah tersebut masih terbatas. Saat ini sekolah hanya memiliki seorang kepala sekolah dan empat guru honorer untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar.
“Saat ini kondisi tenaga pengajar masih terbatas. Sekolah hanya memiliki satu kepala sekolah dan empat guru honorer,” tuturnya.
Karena itu, pihak Bhayangkari dan Polda Papua Tengah berkomitmen melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, sarana prasarana, hingga penguatan tenaga pengajar.
Di tengah perkembangan pembangunan Papua Tengah, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini menjadi investasi penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, disiplin, dan siap menghadapi masa depan.
“Kedepan kita akan coba benahi, mulai dari mutu pendidikan, sarana prasarana dan tenaga pengajarnya, agar sekolah ini semakin berkembang dan berdampak bagi masyarakat,” pungkas Kapolda. (*)












