Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Polda Papua Tengah menggelar sharing session bersama insan pers di Aiman Cafe, Nabire, Kamis malam (28/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat sinergi antara kepolisian dan media dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.
Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Wakapolda Gustav Urbinas dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 24 jurnalis dari berbagai media di Nabire turut hadir dalam dialog terbuka yang berlangsung penuh keakraban.
Dalam sesi diskusi, para wartawan menyampaikan sejumlah masukan terkait keterbukaan informasi publik dan penguatan komunikasi antara kepolisian dan media.
Perwakilan media Nabirenews, Roy, berharap Polda Papua Tengah menyediakan ruang diskusi yang transparan melalui fasilitas Press Room agar insan pers dapat berinteraksi langsung dengan Humas maupun Kapolda.
“Kami berharap ke depannya Polda Papua Tengah menyiapkan wadah diskusi yang transparan antara wartawan dan Humas atau langsung dengan Kapolda. Keberadaan Press Room sangat penting agar insan pers tidak hanya menerima rilis berita yang seragam, tetapi juga bisa terlibat langsung dalam peliputan,” ujar Roy.
Menanggapi hal tersebut, Jermias Rontini memastikan pihaknya segera merealisasikan fasilitas Press Room demi memperlancar komunikasi dan kolaborasi bersama media.
“Secepatnya Press Room untuk rekan-rekan media akan segera kami buat demi kelancaran komunikasi kita,” kata Kapolda.
Selain itu, jurnalis EnagoNews, Ing Elsa, menanyakan komitmen kepolisian terkait keterbukaan informasi dalam penanganan isu-isu sensitif di masyarakat.
Kapolda menjelaskan bahwa setiap informasi sensitif harus melalui kajian matang sebelum dipublikasikan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta menghindari munculnya opini yang bersifat provokatif.
“Pemberitaan mengenai hal yang sensitif tidak serta-merta langsung dibuka, melainkan harus dikaji terlebih dahulu secara matang sebelum dirilis ke publik,” jelas Jermias Rontini.
Sementara itu, Zulkarnain dari media PutraBhayangkaraID mempertanyakan langkah konkret Polda Papua Tengah dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Menjawab pertanyaan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa kepercayaan publik akan dibangun melalui pelayanan yang transparan, profesional, humanis, serta penegakan hukum yang berkeadilan.
“Kami akan terus mengedepankan pelayanan yang transparan, profesional, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kepercayaan itu dibangun lewat bukti kerja nyata di lapangan,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Jermias Rontini menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang hadir dan berkomitmen menggelar pertemuan rutin setiap bulan guna memperkuat sinergitas antara kepolisian dan media.
Ia juga menekankan bahwa media memiliki peran penting dalam mendukung optimalisasi kinerja kepolisian sekaligus menjaga situasi kamtibmas di Papua Tengah melalui pemberitaan yang akurat dan berbasis fakta.
“Tanpa peran media, kami tidak akan bisa bekerja secara optimal. Kita harus saling melengkapi untuk menjaga Kamtibmas di Kota Nabire,” tutup Kapolda. (*)
Penulis : Alvi












