Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. mengimbau seluruh koordinator kelompok pendukung (fans) peserta Piala Dunia 2026 di Kabupaten Nabire untuk mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan sportivitas saat melaksanakan konvoi maupun kegiatan dukungan terhadap tim favorit mereka.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres menyusul tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut pertandingan Piala Dunia yang berlangsung di berbagai negara peserta dan mendapat perhatian besar dari warga Nabire.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Nabire dan Polda Papua Tengah tidak melarang masyarakat menggelar konvoi. Namun, pelaksanaannya harus memperhatikan kesepakatan bersama, jadwal pertandingan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak melarang kegiatan konvoi. Namun, kami meminta seluruh koordinator fans untuk berkoordinasi dengan baik agar jadwal konvoi tidak bertabrakan dengan kelompok pendukung lainnya yang dapat memicu gesekan maupun gangguan kamtibmas,” ujar Samuel, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, koordinasi yang baik antar-koordinator fans sangat penting untuk mencegah potensi konflik di lapangan.
Ia mengapresiasi sikap koordinator dan pendukung Timnas Senegal yang bersedia menyesuaikan jadwal konvoi setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
“Tadi kami berdiskusi bersama koordinator fans Senegal. Awalnya mereka berencana melaksanakan konvoi hari ini, tetapi setelah mempertimbangkan situasi dan keamanan, mereka bersedia menyesuaikan jadwal dengan hari pertandingan tim mereka,” katanya.
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada kelompok pendukung Brasil yang sebelumnya memilih menunda rencana konvoi demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Ia menekankan bahwa semangat mendukung tim favorit harus tetap dibarengi dengan rasa saling menghormati terhadap kelompok pendukung lainnya.
“Kita ingin Nabire tetap aman, damai, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jangan sampai hanya karena pertandingan sepak bola kemudian menimbulkan keributan atau konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa setiap kegiatan konvoi wajib terlebih dahulu menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.
Ia mengatakan Polres Nabire siap memberikan pengawalan selama kegiatan berlangsung sepanjang seluruh persyaratan administrasi dan pengamanan dipenuhi.
Untuk rencana konvoi kelompok pendukung Senegal, pihak kepolisian bersama panitia telah menyepakati pelaksanaan pada sore hari dengan rute yang lebih pendek guna mengurangi dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Rute yang direncanakan dimulai dari kawasan PLN menuju arah Waroki, kemudian melintasi Pantai Nabire, Tugu Cenderawasih, Jalan Merdeka, Auri, Pasar Karang, DPRK Nabire, dan kembali ke kawasan Pantai Nabire.
“Kami akan membantu pengawalan. Namun, kami juga meminta panitia memastikan peserta konvoi tetap tertib dan tidak membawa hal-hal yang bertentangan dengan hukum,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menghentikan peserta yang kedapatan membawa minuman keras, senjata tajam, maupun atribut yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. (*)












