Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire bersama Polsek Nabire Barat berhasil menangkap seorang terduga pelaku kasus percobaan pemerkosaan yang terjadi di Kampung Wanggar Makmur, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.
Penangkapan dilakukan pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIT berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/327/VI/2026/SPKT/Polres Nabire/Polda Papua Tengah tertanggal 8 Juni 2026 terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dan percobaan pemerkosaan.
Operasi penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Nabire bersama personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), anggota Satreskrim Polres Nabire, serta personel Polsek Nabire Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 07.15 WIT di kawasan Perumahan Guru SMP Negeri 5 Wanggar, Kampung Wanggar Makmur.
Korban dalam kasus tersebut diketahui berinisial O.K. alias Ibu Ona. Sementara terduga pelaku yang diamankan berinisial A.D.
Menurut laporan yang diterima kepolisian, korban mengaku mengalami tindak kekerasan dan ancaman saat berada di kediamannya. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Satreskrim Polres Nabire melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di Kampung Wanggar Makmur.
Proses penangkapan berlangsung aman dan kondusif. Setelah diamankan, terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Polres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyidikan.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan penyidik Satreskrim Polres Nabire. Polisi akan terus mendalami keterangan saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang dilaporkan.
Polres Nabire mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.
Kegiatan penangkapan berakhir sekitar pukul 13.00 WIT dan situasi selama pelaksanaan berlangsung aman serta terkendali. (*)












