Festival Cap Go Meh 2026 Berakhir, Semangat Toleransi Terus Menyala

- Admin

Senin, 20 April 2026 - 10:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com — Dari lantunan budaya hingga senyum kebersamaan, Festival Cap Go Meh 2026 menutup kisahnya dengan pesan kuat: keberagaman bukan sekadar realitas, melainkan kekuatan yang mempersatukan.

Suasana hangat itu terasa di Aula KSK Nabire, Minggu (19/04/2026), saat masyarakat dan pemerintah merayakan penutupan festival dengan penuh harapan.

Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum, Viktor Fun, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan membacakan sambutan gubernur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran PSMTI ikut menyaksikan momen penutupan tersebut.

Dalam sambutan itu, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan festival. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga memperkuat nilai toleransi, mempererat hubungan sosial, serta menegaskan pentingnya persatuan.

Selanjutnya, rangkaian pertunjukan budaya yang tampil selama beberapa hari terakhir menghadirkan warna Nusantara yang kaya. Masyarakat menikmati setiap penampilan, sekaligus merasakan langsung semangat saling menghargai di tengah perbedaan.

Baca Juga:  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Tiga Komunitas Bersihkan Pasar Karang Nabire

“Keberagaman adalah kekuatan, dan perbedaan adalah anugerah,” pesan tersebut kembali ditegaskan sebagai fondasi dalam membangun Papua Tengah yang aman dan harmonis.

Di sisi lain, festival ini juga menggerakkan roda ekonomi lokal. Pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk mereka, sehingga kehadiran festival memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Lebih dari itu, nilai kebersamaan yang tumbuh selama festival menjadi harapan baru. Masyarakat tidak hanya merayakan budaya, tetapi juga menanamkan semangat persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup acara, pemerintah secara resmi mengakhiri Festival Cap Go Meh 2026. Namun demikian, semangat yang terbangun tidak berhenti di sini. Papua Tengah tetap berdiri sebagai rumah bersama—tempat semua orang hidup damai, saling menghormati, dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire
IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai
BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650
Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Berbagi Kehidupan
HUT Pemuda GIDI ke-40 Jadi Momentum Kebersamaan Pemuda di Teluk Kimi
Anton Wambrau: Bupati Cup III Perkuat Persatuan dan Sportivitas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:50 WIT

Kapolres Nabire Wujudkan Harapan Mama-Mama Pasar, Salurkan 30 Payung Jelang HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:42 WIT

Kapolda Papua Tengah Buka FGD Cinta Damai Noken 2026 di Nabire

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:09 WIT

IPMADO Soroti Euforia Piala Dunia di Tengah Duka Masyarakat Dogiyai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIT

BBM Nonsubsidi Naik, Harga Pertamax Papua-Maluku Tembus Rp16.650

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:16 WIT

Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah Salurkan Bansos untuk Mama-Mama Pedagang di Tiga Pasar

Berita Terbaru