Aksi Rakyat Papua Menggugat Desak Penarikan TNI dan Keadilan Korban Puncak

- Admin

Senin, 27 April 2026 - 01:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi solidaritas #RakyatPapuaMenggugat digelar serentak di sejumlah kota, soroti isu HAM di Papua. (Dok. Istimewa)

Aksi solidaritas #RakyatPapuaMenggugat digelar serentak di sejumlah kota, soroti isu HAM di Papua. (Dok. Istimewa)

Nabire, Papua Tengah || Nabireterkini.com – Berbagai organisasi dan elemen masyarakat menggelar Aksi Nasional dengan tagar #RakyatPapuaMenggugat. 

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penuntutan atas insiden pembunuhan yang menelan korban jiwa di Kemburu, Puncak, serta menyoroti kondisi keamanan dan hak asasi manusia di wilayah tersebut.

Dalam tuntutannya, massa mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menarik pasukan TNI non-organik dari wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga menuntut agar pelaku pembunuhan 10 warga sipil di Kemburu, Puncak, segera ditangkap, dipecat, dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Aksi solidaritas ini juga menyerukan perhatian dunia internasional, khususnya PBB, untuk membuka mata terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi.

Baca Juga:  Nobar " Pesta Babi" Di Asrama Puncak Nabire Berjalan Sukses dan Aman. Meki Tebai : Film Pesta Babi Bangkitkan Kesadaran Anak Muda Papua

Selain itu, terdapat tuntutan agar DPRD dan DPRPT segera membentuk pansus atau panitia khusus, serta agar pemerintah daerah dan provinsi memberikan perlindungan serta pemenuhan hak-hak dasar bagi para pengungsi secara terstruktur dan berkelanjutan.

Aksi serentak ini dilaksanakan di berbagai titik kota, meliputi:

1. Wamena

2. Nabire

3. Manokwari

4. Jayapura

5. Manado

6. Gorontalo

7. Makassar/Sulawesi

8. Jakarta Pusat

Aksi ini dikoordinir oleh Tim Investigasi HAM dan Mahasiswa Puncak Se-Indonesia, dengan dukungan dari berbagai organisasi seperti Tim Investigasi, IPMAP, HPM-P, KMPP, dan lainnya.

Melalui aksi ini, mereka berharap adanya penyelesaian yang adil dan perlindungan hak-hak rakyat Papua, termasuk ibu hamil, anak-anak, dan lansia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?
KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah
Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya
Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas
Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102
Aspirasi Simapitowa Meepago Dibahas, DPR Papua Tengah Dorong Penegakan Hukum Tepat Sasaran
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu yang Mengatasnamakan Banggar
KNPB Sentani Serukan Aksi Nasional 15 Agustus, Dorong Penyampaian Aspirasi Secara Damai
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:57 WIT

Banggar DPRPT Disebut Rekomendasikan Gubernur ke Aparat, Sony: Kapan Rapatnya?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00 WIT

KNPB Nabire Siapkan Aksi 15 Agustus, Massa Direncanakan Longmarch ke DPR Papua Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:23 WIT

Peduli Pengungsi, Misael Sondegau Bagikan Sembako di Intan Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:15 WIT

Fransiskus Magai: Jangan Mudah Percaya Informasi Tanpa Sumber Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Pemprov Papua Tengah Dorong Dialog untuk Selesaikan Persoalan Tambang KM 95 dan KM 102

Berita Terbaru