Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

- Admin

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi IPMADO membawa tuntutan terkait situasi kemanusiaan di Dogiyai. Dok_Alvi.NT

Massa aksi IPMADO membawa tuntutan terkait situasi kemanusiaan di Dogiyai. Dok_Alvi.NT

Nabire, Papua Tengah || Nabiretekini.com — Aksi demonstrasi yang digelar di halaman kantor DPR Papua Tengah di Nabire, Senin (11/5/2026), berlangsung dengan penyampaian pernyataan sikap dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (IPMADO).

Dalam aksi tersebut, Penanggung Jawab IPMADO Nabire, Yatate Agapa, bersama Korlap Umum Marius Petege atau yang akrab disapa Tipex, menyampaikan sejumlah tuntutan terkait situasi kemanusiaan dan keamanan di Dogiyai, Papua Tengah.

Melalui surat pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan massa aksi dan perwakilan DPR Papua Tengah, IPMADO meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut tuntas berbagai insiden kekerasan yang terjadi di Dogiyai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mereka juga mendesak adanya penegakan hukum yang transparan, perlindungan terhadap warga sipil, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia di Papua.

Baca Juga:  Danrem 173/PVB Lakukan Peninjauan Lahan Hibah di Kampung Manunggal Jaya

“Kami meminta negara hadir secara adil dalam menyelesaikan persoalan kemanusiaan di Papua, khususnya di Dogiyai,” ujar Yatate Agapa dalam penyampaian pernyataan sikap.

Sementara itu, Marius Petege menegaskan bahwa aksi yang dilakukan mahasiswa bertujuan menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional.

“Kami datang untuk menyampaikan suara rakyat dan berharap pemerintah mendengar aspirasi masyarakat Papua,” katanya.

Aksi berlangsung di bawah pengamanan aparat gabungan dari Polres Nabire bersama unsur TNI dan pemerintah daerah.

Massa aksi tampak membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terkait penegakan HAM serta penyelesaian konflik kemanusiaan di Papua Tengah.

Meski sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar pusat pemerintahan, situasi demonstrasi terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nabireterkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah
Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah
dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire
AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra
Dr. Soedeson Tandra Gelar Sejumlah Pertemuan Strategis di Nabire
Polres Nabire kerahkan 700 Personel jelang Aksi “Tragedi Dogiyai Berdarah” dari IPMADO Nabire 
Ultimatum Adat Warnai Kasus Tabrak Lari di Jalan Nabire–Ilaga
Demi Keamanan Bersama, Kapolres Nabire Imbau Massa Tidak Terprovokasi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIT

Yatate Agapa dan Marius Petege menyampaikan pernyataan sikap IPMADO di DPR Papua Tengah.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:25 WIT

Kapolres Nabire Kawal Longmarch Aksi IPMADO ke DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:52 WIT

Forum Peduli Masyarakat Nabire Gelar Demo Damai di DPR Papua Tengah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:06 WIT

dr. Soedeson Tandra Sosialisasikan PIP di SD YPPK Sion Nabire

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

AKBP Samuel Tatiratu Sambut DPR RI Papua Tengah Dr. Soedeson Tandra

Berita Terbaru